Kriminalitas Tanahbumbu

Tak Sempat Kabur, Alung Hanya Pasrah Diringkus Petugas Usai Transaksi Barang Ini

Satu lagi pelaku yang diduga sebagai pengedar obat-obatan daftar G harus berurusan dengan hukum.

Tak Sempat Kabur, Alung Hanya Pasrah Diringkus Petugas Usai Transaksi Barang Ini
istimewa
Pelaku dibekuk beserta barang bukti zenith sebanyak 41 butir bersama dengan handphone milik pelaku.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Satu lagi pelaku yang diduga sebagai pengedar obat-obatan daftar G harus berurusan dengan hukum. Pasalnya, pelaku diringkus jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Tanahbumbu.

Pelaku ditangkap usai melakukan aksinya jual beli obat carnophen.

Akibatnya, kini pelaku sudah mendekam di dalam sel jeruji besi milik Polres Tanahbumbu.

Pria ini gagal kabur dari polisi setelah melakukan transaksi dengan pembelinya.

Baca: Waduh, Para Guru Ini Kejar-kejar Bupati, Ternyata Hanya untuk Ini

Setelah melihat polisi, dia hanya pasrah karena sudah tahu apa yang dikerjakannya bakal menyeretnya ke dalam tahanan.

Inilah yang dialami pria bernama Khairul Hadi alias Alung (34) warga asal Lombok yang kini tinggal di Manunggal Rt 17 Desa Manunggal Kecamatan Karang Bintang Kabupaten Tanahbumbu.

Dia diringkus setelah jajaran Satres Narkoba mendapatkan informasi dari masyarakat.

Setelah itu, polisi melakukan penyelidikan hingga akhirnya mendapatkan kesempatan untuk melakukan penangkapan.

Alhasil, pelaku dibekuk di rumahnya pada Senin (20/11/17) sekitar pukul 17.30 wita.

Pelaku dibekuk beserta barang bukti zenith sebanyak 41 butir bersama dengan handphone milik pelaku.

Kasat Narkoba Polres Tanbu Iptu Sunardi melalui kanitnya Bripka Muhdian Noor, Selasa (21/11/17) membenarkan penangkapan tersebut.
Penangkapan tersebut disertai barang bukti berupa zenith dan uang tunai.

Baca: Edan! Mempelai Pria Ini Hadiahkan 119 Cincin Emas ke Pengantin Wanitanya

"Uang tunai yang turut serta diamankan sebesar Rp 549.000 yang diduga kuat sebagai hasil penjualan zenith kepada pelanggannya," katanya.

Dia juga mengatakan pelaku diduga keras menjual atau mengedarkan obat-obatan yang telah dicabut izin edarnya jenis carnophen.

Pelaku dijerat Pasal 197 UU RI No 36 tahun 2009, tentang kesehatan.

"Pelaku sudah diproses dan dilakukan penahanan di Mapolres Tanbu. Kami juga terus mendalami kasusnya dan berkomitmen memberantas peredaran obat-obatan terlarang itu," katanya.

Penulis: Man Hidayat
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved