Kriminalitas Tanahlaut

Terdakwa Kasus Perkelahian di Kebun Karet Tanahlaut Disambangi Jamaatnya Asal Kalteng

erdakwa kasus perkelahian di areal perkebunan karet dan batas lahan HGU di Desa Ambawang, Pendukung Y Lada, disambangi jamaatnya.

Terdakwa Kasus Perkelahian di Kebun Karet Tanahlaut Disambangi Jamaatnya Asal Kalteng
BANJARMASINPOST.co.id/mukhtar wahid
Terdakwa kasus perkelahian di areal perkebunan karet dan batas lahan HGU di Desa Ambawang, Pendukung Y Lada, disambangi jamaatnya di ruang sidang Kartika Pengadilan Negeri Pelaihari, Selasa (21/11/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Terdakwa kasus perkelahian di areal perkebunan karet dan batas lahan HGU di Desa Ambawang, Pendukung Y Lada, disambangi jamaatnya.

Satu persatu jamaatnya memeluk dan mencium pipi Pendukung Y Lada.

Itu karena prihatin sekaligus tidak percaya dengan dakwaan yang menimpa tokoh Nasrani tersebut.

Dien G Narang, satu pengunjung mengaku kepada para wartawan, secara pribadi mengenal baik Pendukung Y Lada tidak mungkin berbuat seperti yang didakwakan.

Pendukung Y Lada dan dua warga Desa Ambawang, Suwito dan Rasmo didakwa Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Tanahlaut melanggar pasal 170 KUH pidana hingga mengakibatkan korban Nur Ifansyah mengalami luka dan patah lengan.

Terdakwa Pendukung Y Lada diakui istrinya adalah pendeta gereja Nasrani yang berkeliling di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalteng).

Baca: Penasihat Hukum Suwito Cs Minta Hadirkan Rekaman CCTV yang Berada di Ruang Penyidik

"Bapak itu mampu berbagai bahasa asing. Dia itu baik dan tidak kasar kepada orang lainnya," katanya.

Hari itu sidang lanjutan, mendengar keterangan para terdakwa. Dari ketiga terdakwa, Pendukung Y Lada yang mengaku datang ke lokasi perkelahian.

Begitu juga Pendukung Y Lada melihat terdakwa Suwito justru menolong saksi korban Nur Ifansyah yang sudah ambruk dikelilingi puluhan warga Desa Ambawang.

Halaman
12
Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved