Techno

Wow! Dalam Lima Hari, Game 'Tiang Listrik' Diunduh 200.000 Kali

Game Tiang Listrik menjadi populer pasca-insiden kecelakaan tunggal mobil yang ditumpangi oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setyo Novanto

Wow! Dalam Lima Hari, Game 'Tiang Listrik' Diunduh 200.000 Kali
Dok. Kompas TV
(Ilustrasi) Diduga mobil Ketua DPR RI Setya Novanto menabrak tiang listrik, Kamis (16/11/2017) malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, YOGYAKARTA - Game Tiang Listrik menjadi populer pasca-insiden kecelakaan tunggal mobil yang ditumpangi oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setyo Novanto. Sampai dengan Selasa (21/11/2017) siang, game Tiang Listrik sudah di-download (diunduh) hingga angka 200.000 kali.

Sosok pembuat game, Frida Dwi (32), menceritakan awalnya melihat trending topic dengan keyword "Tiang Listrik". Dari situlah muncul ide dalam pikirannya untuk membuat game tersebut.

"Awalnya melihat trending topic 'Tiang Listrik', lalu kepikiran untuk mengolahnya menjadi game. Selain itu, menganalisis perkembangan game ini untuk riset pemasaran," ucap Frida Dwi (32), Selasa (21/11/2017).

Baca: LIVE STREAMING PSIS TV PSIS Semarang vs PSPS Riau : Subangkit Waspadai Herman Dzumafo!

Dia mengungkapkan, pembuatan game Tiang Listrik juga bertujuan untuk data riset komunitas. Riset ini guna mengetahui dinamika game yang dibuat berdasarkan momentum dan mengetahui berapa lama bisa bertahan.

Frida Dwi (32), sosok di balik game Tiang Listrik.
Frida Dwi (32), sosok di balik game Tiang Listrik. (KOMPAS.com/wijaya kusuma)

Riset itu akan dibagikan ke komunitas pengembang game bernama Gamelan di Yogyakarta.

"Ada dua game viral, yakni Suster Ngesot dan Mbaktin Ekstrak Kulit Manggis tidak sempat saya analisis," ujar Frida.

Game tiang listrik ini dibuat bersama seorang temannya bernama Estu Galih (30). Pembuatan game Tiang Listrik relatif sederhana karena hanya menggunakan dua scene.

Game Tiang Listrik hanya bisa diunduh di Google Play Store untuk pengguna ponsel berbasis Android di Indonesia.

"Total pengerjaannya memakan waktu kurang lebih tujuh jam," kata dia.

Halaman
12
Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help