Berita Tanahlaut

Kominfo Ajak Wartawan Kunjungi Perhutanan Sosial, Fakta Lokasinya Ternyata Mengejutkan

Selama kunjungan para jurnalias didampingi dosen Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin

Kominfo Ajak Wartawan Kunjungi Perhutanan Sosial, Fakta Lokasinya Ternyata Mengejutkan
BANJARMASINPOST.co.id/mukhtar wahid
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia mengajak para jurnalis di Jakarta mengunjungi lokasi perhutanan sosial di Desa Tebingsiring, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanahlaut, Rabu (22/11/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia mengajak para jurnalis di Jakarta mengunjungi lokasi perhutanan sosial di Desa Tebingsiring, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanahlaut, Rabu (22/11/2017).

Selama kunjungan para jurnalias didampingi dosen Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Mahrus Ariyadi dan pendamping Kelompok Tani Hutan (KTH) Ingin Maju dan KTH Suka Maju, Trisnu Satriadi.

Bergantian Mahrus dan Satriadi menjelaskan keberadaan perhutanan sosial di areal kawasan hutan lindung Langkaras. Hutan itu kerap terbakar setiap musim kemarau. Paling parah kemarau 2010 lalu.

Kemudian warga Desa Tebingsiring yang mencari penghidupan di kawasan hutan lindung itu diajak bekerjasama sama oleh Mahrus dan Satriadi. Hasilnya kawasan itu dihijaukan dengan tanaman karet.

Kini di hutan lindung itu sudah hijau dengan ribuan tanaman karet. Tak hanya itu kegiatan usaha ekonomi juga dikerjakan KTH Ingin Maju, seperti budidaya jamur tiram, budidaya ikan tawar, budidaya lebah madu dan budidaya ternak sapi.

Ketua KTH Ingin Maju, Gazali Rahman mengaku anggotanya berjumlah 42 orang. Paling dominan kaum lelaki. Khusus anggota perempuan dan para istri mengelola budidaya jamur dan budidaya ikan tawar.

Selama ini pengelolaan tanaman karet dan pupuknya dibiayai dari usaha ekonomi dari hasil budidaya jamur, ikan dan lebah madu untuk mendukung kegiatan.

"Insya Allah pada Mei 2018 nanti, kebun karet ini akan dipanen karetnya. Bibirnya karet kemarin bantuan dari perusahan brigestone. Semoga hasil panen kami dibeli perusahaan bukan tengkulak," katanya.

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help