Kabupaten Banjar

Ini Makna Haul Ulama Bagi Wabup Saidi Mansyur

Bagi masyarakat Kabupaten Banjar pada khususnya kegiatan haul para ulama menjadi sebuah momen yang sayang untuk dilewatkan.

Ini Makna Haul Ulama Bagi Wabup Saidi Mansyur
istimewa
Kegiatan haulan ini sendiri menurut H Saidi Mansyur dapat dijadikan sarana untuk memperbaharui silaturahmi agar semakin erat dan menciptakan hubungan sinergis antara pemerintah, ulama dan masyarakat sehingga kebersamaan ini dapat terpelihara demi terbangunnya umat dan kehidupan yang lebih Sejahtera dan Barokah di Kabupaten Banjar ini. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Bagi masyarakat Kabupaten Banjar pada khususnya kegiatan haul para ulama menjadi sebuah momen yang sayang untuk dilewatkan. Demikian pula bagi Wabup Banjar, H Saidi Mansyur yang dalam sepekan ini selalu menyempatkan diri dalam kegiatan haul sejumlah ulama di Kabupaten Banjar.

Setelah mengikuti haul KH Abdul Syukur pada Rabu (22/11/2017), sehari berselang ia mengikuti haul sejumlah ulama di Tunggul Irang, Martapura, Kamis (23/11/2017).

Menurut dia, kegiatan haul bukanlah sekedar acara kumpul-kumpul, melainkan merupakan sebuah bentuk rasa mahabbah atau memperingati seseorang akan jasa-jasanya.

"Acara haulan seperti ini kita jangan ikut ramai-ramainya saja, yang lebih penting adalah kita semua dapat mengambil hikmah, pelajaran tentang bagaimana kemuliaan para ulama, agar kita dapat mencontoh, menelaah kehidupan, meneladani kebaikan dan akhlak mulia para ulama sehingga kita dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari," terang Saidi.

Baca: Inilah Kunci Menjadi Ahli Surga yang Jarang diketahui, Sahabat Rasul Ternyata Pernah Memilikinya

Kegiatan haulan ini sendiri menurut H Saidi Mansyur dapat dijadikan sarana untuk memperbaharui silaturahmi agar semakin erat dan menciptakan hubungan sinergis antara pemerintah, ulama dan masyarakat sehingga kebersamaan ini dapat terpelihara demi terbangunnya umat dan kehidupan yang lebih Sejahtera dan Barokah di Kabupaten Banjar ini.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD Kabupaten Banjar H Rusli, Wakil Ketua Kabupaten Banjar DPRD M Iqbal, anggota DPRD Kabupaten Banjar H G Abdurrahman, Gubernur Kalsel periode periode 2005 - 2015 H Rudy Ariffin, Wakil Bupati Banjar periode 2010-2015 H Ahmad Fauzan Saleh serta para habib dan ulama.

Sementara KH Hasanuddin bin KH Badarruddin yang didaulat membacakan manaqib almarhum KH Abdurrahman, KH Ahmad Zaini, KH Husin Qoderi, KH Badarruddin, KH Rosyad dan KH Muhammad Badruddin.

Dia mengatakan, menguraikan riwayat hidup seorang pemimpin tidaklah mudah, apalagi riwayat hidup beberapa pemimpin sekaligus beberapa ulama.

"Sehingga tentunya sangatlah sulit bagi kita untuk menguraikannya secara mendalam, karena kita mengetahui betapa besarnya pengorbanan dan perjuangan mereka dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara demi tercapainya kehidupan yang diridhoi oleh Allah SWT.

Baca: Masya Allah Banyak Berkah di Bulan Rabiul Awal, Ini 10 Keutamaan Bulan Mulud

Namun, lanjut dia, disebutkan di sini sekadar mengambil berkah dan mengharapkan rahmat dari Allah SWT. Seperti hadist Rasulullah SAW yang menyataman etika dibaca hikayat karamat aulia itu diturunkan oleh Allah beberapa rahmat atas orang yang membacanya dan orang-orang yang berhadir mendengarkannya.

Acara Haul ini sendiri dimulai dengan pembacaan maulid, Surah Yasiin, Tahlil, manaqib dan dilanjutkan dengan tausiah oleh Al Habib Abdul Qodir Jailani Bin Abdullah Bin Umar Assyatiri dari Tariem, Hadro Mout Yaman dan ditutup dengan Do’a. (*/aol)

Penulis: Sofyar Redhani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help