Serambi Ummah

Metode Bayangan Matahari Ini Cukup Mudah untuk Tentukan Arah Kiblat, Namun Ada Waktunya Lho!

Metode Bayangan Matahari Ini Cukup Mudah untuk Tentukan Arah Kiblat, Namun Ada Waktunya Lho!

Metode Bayangan Matahari Ini Cukup Mudah untuk Tentukan Arah Kiblat, Namun Ada Waktunya Lho!
banjarmasinpost.co.id/M Risman Noor
penetapan arah kiblat musala Grafika Wangi beberapa waktu lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ada beberapa metode menentukan arah kiblat.

Saat ini yang tengah populer dan mudah dilakukan adalah berdasarkan bayang-bayang matahari.

Selain dengan cara bayang-bayang matahari, ada pula dengan menggunakan kompas, penghitungan matematis menggunakan rumus segitiga bola atau yang dikenal dengan Spherical Trigonometri.

Berikut ini adalah cara menentukan arah kiblat berdasar bayang-bayang matahari, seperti dikutip dari nu.or.id edisi Jumat, 27 Mei 2016.

Cara menentukan arah kiblat dengan bayang-bayang matahari dikenal istiwa’ a’dham atau rashdul qiblat.

Baca: Sebelum Salat, Yuk Betulkan Arah Kiblatnya, Begini Cara Menentukan Menggunakan Kompas

Baca: 11 Kali Usulan Penelitian Ditolak di Indonesia, Siswa SMA Jogja Ini Malah Diundang Google ke Amerika

Saat rashdul qiblat berlangsung, posisi matahari tepat di atas Ka’bah sehingga seluruh bayangan benda tegak lurus akan mengarah ke arah Baitullah (kiblat).

Rashdul qiblat hanya terjadi dua kali dalam setahun, yaitu pada tanggal 28 Mei (atau 27 Mei di tahun kabisat) sekitar pukul 16.18 WIB dan 16 Juli (atau 15 Juli di tahun kabisat) sekitar pukul 16.27 WIB.

Jam-jam tersebut merupakan waktu zuhur untuk kota Makkah.

Halaman
123
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved