Berita Kotabaru

Satpolair Kotabaru Amankan Kapal Nelayan Asal Sungai Danau karena Tak Miliki Ini

Sebuah kapal nelayan asal Sungaidanau, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanahbumbu diamankan jajaran Satpolair) Polres Kotabaru, Rabu

Satpolair Kotabaru Amankan Kapal Nelayan Asal Sungai Danau karena Tak Miliki Ini
banjarmasinpost.co.id/helriansyah
Satpolair Polres Kotabaru amankan kapal nelayan asal Sungai Danau Tanahbumbu karena tak berizin 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Tidak memiliki surat izin penangkapan ikan (SIPI) sebuah kapal nelayan asal Sungaidanau, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanahbumbu diamankan jajaran Satpolair) Polres Kotabaru, Rabu (22/11/2017) sekitar pukul 03.00 Wita dinihari.

Kapal nelayan bernama KM Sumber Rejeki 99 dengan empat orang ABK dan seorang nakhoda, Carwita (55) ditangkap saat melakukan penangkapan ikan di perairan 1 mil atau sekitar 1,8 kilometer dari Pulau Birah-birahan, Kecamatan Pulaulaut Kepulauan Kotabaru.

Selain mengamankan kapal jenis bagang cungkil atau sejenis kapal bagang apung, anggota Satpolair Polres Kotabaru juga menyita 500 kilogram atau setengah ton lebih ikan dengan berbagai jenis.

Baca: Viral Banjir Jeddah, Pria Tua Terjebak di Mobil, Aksi Petugas Penyelamat Malah Bikin Geram

"Jenis ikan yang kini dititipkan di pangkalan pendaratan ikan (PPI) Kotabaru mulai jenis cumi-cumi, teri dan jenis ikan lainnya," kata Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto SIK melalui Kasatpolair AKP Charles Pandapotan Tampubolon, SIK,SH,MH.

Menurut Charles, pola penangkapan menggunakan bagang cungkil ini, untuk pengoperasiannya sama dengan bagang apung atau bagang pada umumnya.

Namun pola penangkapan bagang cungkil, selain jaring digunakan sedikit lebih besar dari bagang umumnya. Tapi operasional bagang ini juga menggunakam lampu sorot yang cukup besar.

Baca: Ceritakan Kecintaan Rasulullah Kepada Umat, Habib Muhammad Bikin Jemaah Teteskan Air Mata

"Sama dengan bagang biasanya lampu juga digantung. Hanya menggunakan lampu sorot yang kapasitasnya besar. Ikan kan biasanya kalau melihat lampu terang mereka berkumpul," katanya.

Menjadi persoalan kapal penangkapan ikan tersebut tidak mengantongi SIPI. Sebagaimana diatur dalam Undang- Undang RI No 45 tahun 2009 tentang perubahan atas Undang-Undang RI no 31 tahun 2004 tentang Perikanan.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help