Home »

Kolom

» Fikrah

Barat yang Jujur

Diadakanlah berbagai peringatan secara seremonial. Peringatan tersebut sebagai sarana untuk mengenal sosok pribadi Nabi Muhammad SAW

Barat yang Jujur
dok BPost
KH Husin Naparin

Oleh: KH Husin Naparin
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan

Bulan Rabiul Awal adalah bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW (maulid). Diadakanlah berbagai peringatan secara seremonial. Peringatan tersebut sebagai sarana untuk mengenal sosok pribadi Nabi Muhammad SAW, pada gilirannya diharapkan umat dapat meniru suri teladan Baginda Rasul.

Orang-orang Barat yang jujur mengakui kebenaran Islam, lalu beriman kepada Beliau. Seorang yang sudah memeluk Islam disebut muslim. Ada sejumlah wali kota muslim di Inggris, yaitu Wali Kota London, Wali Kota Birmingham, Wali Kota Ledz, Wali Kota Blackburn, Wali Kota Sheffield, Wali Kota Oxford, Wali Kota Luton, Wali Kota Oldham, dan Wali Kota Rochdale.

Dewasa ini sebagian besar toko-toko di Inggris, yang dimiliki nonmuslim menyediakan layanan daging halal. Demikian juga sekolah-sekolah yang ada menuntut, agar disediakan layanan daging halal.

Prestasi di atas berhasil ditorehkan hanya sekitar empat juta kaum muslimin, yang mendiami Inggris. Bagaimana jika seluruh umat Islam yang berjumlah satu miliar lebih, mau menorehkan prestasi yang sama?

Hamzah Yakusai mengutip beberapa pernyataan para tokoh Filsafat Barat yang memprediksikan masa depan Islam, antara lain:

1) Leo Tolstoy (1828-1910), “Islam akan menguasai dunia suatu saat nanti, sebab ia menggabungkan antara ilmu pengetahuan dan hikmah.”

2) Herbert Wells (1846-1946), “Hingga akhirnya Islam kembali lagi, betapa banyak generasi yang akan merasakan kesengsaraan kemudian suatu waktu nanti dunia seluruhnya akan tunduk pada Islam, pada saat itu kedamaian akan terwujud dan kembali menjadi tenang.”

3) Albert Einstein (1879-1955), “Saya memahami bahwa kaum muslimin melakukan itu semua dikarenakan kecerdasan dan kesadaran mereka, sesuatu yang tidak mungkin mampu dilakukan oleh orang-orang Yahudi. Dalam Islam ada kekuatan dan hikmah yang akan membawa kepada kedamaian.”

4) Houston Smith (1919), “Ada yang lebih baik daripada keimanan yang kita anut sekarang ini, dialah Islam. Jika kita mau membuka hati dan akal kita itu akan sangat baik bagi kita.”

Halaman
12
Editor: BPost Online
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help