Berita Kotabaru

Bupati Kotabaru Disomasi, Terkait Soal Dilantiknya Maulidiansyah

Maulidiansyah yang sebelumnya menjabat sekretaris di instansi itu, dilantik sebagai pejabat eselon dua

Bupati Kotabaru Disomasi, Terkait Soal Dilantiknya Maulidiansyah
helriansyah
Kantor Bupati Kotabaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Dilantiknya Maulidiansyah pejabat difinitif di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu beberapa waktu lalu oleh Bupati Kotabaru bakal berbuntut panjang.

Maulidiansyah yang sebelumnya menjabat sekretaris di instansi itu, dilantik sebagai pejabat eselon dua atau pimpinan tinggi pratama dinilai tidak sah dan dianggap sebuah maladministrasi.

Tidak hanya itu, dilantiknya Maulidiansyah oleh Bupati Kotabaru dianggap melanggar hukum. Karena berdasar putusan PTUN no. 10/G/2017/PN.PTUN, pejabat sebelumnya Muhammad Suhairi Effendi masih menjabat sebagai kepala Badan Pelayanan Perizinan dan Penanaman Modal.

Terkait hal itu, Suhairi yang menguasakan kepada pengacaranya Bujino A Salan K SH.MH melakukan somasi.

Meminta Bupati Kotabaru membatalkan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama pada 13 Nopember 2017. Sesuai SK Bupati Kotabaru nomor 821.22/030/BKPPD pada tanggal 9 Nopember atas nama M Maulidiansyah selambat-lambatnya tujuh hari diterimanya surat somasi.

Apabila dalam jangka waktu ditentukan, Bupati Kotabaru tidak membatalkan dengan sangat terpaksa, akan dilakukan upaya hukum perdata maupun pidana.

Bujino A Salan selaku kuasa hukum Muhammad Suhairi Effendi melalui telepon genggamnya membenarkan, pihaknya melakukan somasi kepada pemerintah daerah atau Bupati Kotabaru.

Menurut Bujino berdasarkan hasil putusan PTUN, status kliennya masih sebagai kepala dinas.

"Itu tidak boleh dilantik jadi jabatan rangkap. Posisinya (Maulidiansyah) kan jabatan rangkap," kata Bujino, kemarin melalui telepon genggamnya.

Sementara sampai dengan kemarin, kata dia, belum ada putusan pengadilan yang membatalkan terhadap putusan itu. Seharusnya sebelum ada putusan yang membatalkan putusan PTNU tidak boleh melantik orang lain.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help