Kriminalitas Hulu Sungai Utara

Pelaku Habisi Hj Aisyah, Ditemukan Luka di Kepala Sebelah Kanan Korban

Tubuh korban juga sudah mulai membengkak dan membiru. Bau kurang sedap sudah mulai tercium dari tubuh korban

Pelaku Habisi Hj Aisyah, Ditemukan Luka di Kepala Sebelah Kanan Korban
Istimewa
Hj Aisyah (57) warga desa Rantau Karau Hulu Kecamatan Sungai Pandan, Hulu Sungai Utara ditemukan sudah jadi mayat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Usai ditemukan jasad korban Hj Aisyah (57) warga Desa Rantau Karau Hulu Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) pada Kamis (23/11/2017) sore. Korban langsung dibawa ke RSUD Pembalah Batung untuk dilakukan visum.

Benar saja terdapat bekas luka pukulan di kepala sebelah kanan korban.

Tubuh korban juga sudah mulai membengkak dan membiru. Bau kurang sedap sudah mulai tercium dari tubuh korban disuga katena korban sudah kehilangan nyawa selama lima hari.

Kapolsek Alabio Iptu Danu Sura mengatakan setelah dilakukan pencarian selama lima hari baru ditemukan. Korban meninggal diduga akibat pembunuhan yang juga disertai perampokan karena perhiasan yang digunakan korban ikut raib.

Baca: Syafa Posting Artikel Bunuh Diri Bikin Warganet Khawatir, Hubungannya dengan Jennifer Dunn?

Baca: Astaga! Di Video Klip Ini Umi Pipik Berani Tampil Seksi Hingga Auratnya Terbuka Lebar, Ada Apa Ya?

Baca: BREAKING NEWS - Aisyah Ditemukan Tewas Setelah 5 hari Miterius, Faktanya Bikin Keluarga Syok

Baca: Sadis! Setelah Dihabisi, Jasad Hj Aisyah Ditenggelamkan Lalu Ditutup Daun Pisang

Iptu Danu mengimbau kepada masyarakat jika terjadi kehilangan anggota keluarga ataupun kondisi seperti apapun yang mencurigakan diharap langsung mrlaporkan ke pihak berwajib.

Korban yang hilang dan hanya ditemukan perlengkapan korban pada hari Minggu dan baru memberikan laporan keesokan harinya membuat pihak kepolisian cukup kesulitan karena TKP telah rusak akibat banyaknya warga yang ikut mencari.

"Diharapkan aparat desa bisa langsung melaporkan kejadian yang dirasa mencurigakan kepada pihak kepolisian, agar mempermudah proses dalam penyidikan," ujarnya.

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved