Kampusiana

Wih Kreatif Man! Mahasiswa UMB Ternyata Produksi Sabun Gelinggang, Panu Bisa Hilang Lo

Padahal, tanaman gelinggang ini tak sulit ditemui. Biasanya tumbuh liar di hutan atau rawa daerah tropis.

Wih Kreatif Man! Mahasiswa UMB Ternyata Produksi Sabun Gelinggang, Panu Bisa Hilang Lo
Ekstrak daun Gelinggang 

BANJARMASINPOST.CO.ID - ORANGTUA kita dulu kerap menggunakan daun gelinggang sebagai obat untuk penyakit kulit. Namun sayangnya obat alami ini sudah mulai dilupakan masyarakat seiring banyaknya obat pabrikan.

Padahal, tanaman gelinggang ini tak sulit ditemui. Biasanya tumbuh liar di hutan atau rawa daerah tropis. Namun ada juga orang yang menjadikannya tanaman hias di pekarangan rumah.

Tanaman ini mudah dikenali karena memiliki bunga yang cantik. Bunga gelinggang bentuknya panjang dengan warna kuning cerah nan eksotis. Jumlah bunga kuning ini dalam satu tanaman pun bisa cukup banyak. Itulah mengapa banyak orang yang menggunakan tanaman gelinggang untuk menghiasi taman.

Baca: Muslih dan Trensis Sebagai Pemberi, Iwan dan Andy Penerima Suap Kasus PDAM

Baca: Ini Makna Ikan Mas Arsik yang Tersaji pada Tradisi Upa-Upa Kahiyang-Bobby

Sebagai tanaman herbal berkhasiat, salah satu bagian dari gelinggang yang bisa dijadikan obat adalah daunnya. Daun gelinggang mengandung senyawa sehat untuk mengatasi gangguan kesehatan, terutama pada bagian kulit. Berbagai penyakit kulit seperti panu bisa dihilangkan menggunakan daun, tanpa efek samping.

Terinspirasi dari khasiat tanaman ini, sekelompok mahasiswa Farmasi Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB) mencoba membuat produk inovatif berupa sabun mandi berbahan daun gelinggang. Sabun yang dihasilkan membuat masyarakat bisa menikmati khasiat daun gelinggang secara lebih praktis dan mudah.

Wahyu Ramadhani, anggota Medifar Group, mewakili rekan-rekannya menjelaskan proses pembuatan sabun daun gelinggang sebenarnya cukup mudah, namun memakan waktu cukup lama. Mereka memanfaatkan ruang laboratorium kampus saat proses produksi.

Dimulai dengan memisahkan daun dari tulang tangkainya, lalu membersihkan dan mengeringkannya menggunakan oven. Setelah kering, daun diblender lalu dicampur dengan ethanol dan didiamkan selama seminggu agar menjadi ekstrak. Pada tahap ini sedikit rumit karena saat didiamkan, campuran ini harus dikocok sesekali supaya zat aktif dalam daun keluar.

Dalam membuat sabun ini, juga diperlukan bahan lain seperti softbase sesuai formula yang sudah disiapkan, minyak zaitun, minyak kelapa dan parfum.

Setelah melalui berbagai proses, hasil produk sabun cair yang diberi nama sabun Gling’s ini dikemas dalam kemasan botol plastik berukuran 100 mililiter. Ada dua varian produk sabun Gling’s yang mereka produksi yaitu varian cool untuk pria dan varian rose untuk wanita.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved