BanjarmasinPost/

Kriminalitas Kotabaru

Begini Cara Roni Membuat Ayam Jago yang Dicurinya Terdiam

Tidak semua permasalahan diselesaikan melalui jalur hukum. Namun ada cara lain bisa dilakukan, seperti melalui musyawarah atau secara

Begini Cara Roni Membuat Ayam Jago yang Dicurinya Terdiam
BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah
Disaksikan Kades Semayap, Bhabimkamtibmas dan keluarga, Roni menyerahkan ayam jago yamg dicurikan kepada pemilik atas kesepakatan kedua pihak sepakat berdamai. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Tidak semua permasalahan diselesaikan melalui jalur hukum. Namun ada cara lain bisa dilakukan, seperti melalui musyawarah atau secara kekeluargaan asal kedua belah bersepakat.

Roni Wahyudi (17), warga Jalan Teluk Gadang, RT 03, Desa Semayap, Kecamatan Pulaulaut Utara Kotabaru ini misalnya. Ia tidak sempat menjalani proses hukum karena pihak korban mau berdamai dan tidak keberatan apalagi melaporkan.

Roni yang sempat diamankan seorang warga sebelum diserahkan ke Bhabinkamtibmas Desa Semayap, lantaran mencuri seekor ayam jantan milik salah seorang warga Jalan Mega Indah, RT 07, Desa Semayap, Kecamatan Pulaulaut Utara, Sabtu (25/11/2017) sekitar pukul 08.30 Wita.

Baca: Sketsa Pelaku Penyiraman Novel Baswedan: Satu Rambut Agak Gondrong, Satunya Keriting

"Setelah dari tempat kejadian perkara, sewaktu di perjalanan diamankan petugas jaga poskamling yang selanjutnya diserahkan ke Bhabinkamtibmas," kata Kapolres Kotabaru, AKBP Suhasto SIK, melalui Kapolsek Pulaulaut Utara, Iptu Iksan Prananto SIK.

Diakui, pencurian dilakukan Roni tergolong unik.

Ayam tidak ribut saat Roni mengambil dari dalam kandang, sehingga pemilik tidak mengetahuinya saat beraksi.

Untuk mengambil ayam jago milik korban, Fitriansyah alias Ancah, Roni hanya menggunakan bawang merah dilumuri di tangan sehingga membuat ayam tertidur dan tidak bersuara saat ditangkap.

Iksan membenarkan, kasus tersebut tidak dilanjutkan ke proses hukum karena korban Ancah tidak keberatan dan tidak melanjutkan perkara ke jalur hukum.

"Dengan catatan dibuatkan surat perjanjian agar terlapor tidak mengulangi perbuatanya terhadap korban maupun terhadap orang lain," ujar Iksan.

Ditambahkan Iksan, perdamaian kedua pihak yang difasilitasi aparatur Desa Semayap dan Bhabinkamtibmas, dan keluarga setelah kedua belah pihak dipertemukan.

Keduanya pun mengucapkan terimaksih kepada pihak kepolisian dalam hal ini bhabinkamtibmas atas telah diselesaikanya permasalahan tersebut. (BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help