Berita Tanahlaut

Guru TK di Tambangulang Ini Geram Namanya Dicatut Terima Dana Insentif Daerah di Tala

Upik Astuti (31) guru TK Pembina di Tambangulang, Tanahlaut, geram namanya dicatut penerima bantuan dana insentif daerah.

Guru TK di Tambangulang Ini Geram Namanya Dicatut Terima Dana Insentif Daerah di Tala
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Upik Astuti Guru TK Negeri Pembina Kecamatan Tambangulang

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Upik Astuti (31) guru TK Pembina di Kecamatan Tambangulang, Kabupaten Tanahlaut, Provinsi Kalimantan Selatan, geram namanya dicatut penerima bantuan dana insentif daerah.

Warga Desa Sungaipinang, Kecamatan Tambangulang ini mengetahui namanya dicatut sebagai penerima dana insentif daerah, setelah selama empat tahun menerima dana sebagai guru TK Al Quran di Desa Sungaipinang.

"Saya sudah konfirmasi dengan forum guru TK Al Quran di kantor Kecamatan Tambangulang, memang nama saya tercatat masih menerima dana insentif bantuan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut yang disalurkan melalui Bagian Kesra di kantor Bupati Tanahlaut," katanya, Sabtu (25/11/2017).

Baca: Takluk atas Persebaya di Babak Semifinal Liga 2, Ini Kata Pelatih Martapura FC

Perempuan berhijab yang akrab disapa Pipik ini, sejak 2013 lalu, dirinya sudah tidak lagi sebagai ustadzah di TK Al Quran di Desa Sungaipinang. Itu karena tugasnya sebagai tenaga pendidik di TK Negeri Pembina Tambangulang sangat padat.

"Saya mengundurkan diri sebagai guru TK Al Quran karena padatnya jadwal saya mengajar di TK Pembina. Kalau les privat baca Al Quran masih tetap di rumah saya. Cuma anehnya kok nama saya tidak dihapuskan dari daftar penerima dana bantuan insentif daerah," katanya.

Baca: LIVE STREAMING PSIS TV PSIS Semarang vs PSMS Medan : Penentuan Siapa Lawan Martapura

Berapa dana insentif bantuan daerah itu? Upik Astuti mengaku awalnya 2013 itu setiap bulan dibantu Pemerintah Kabupaten Tanahlaut sebesar Rp 150 ribu. Tahun 2017 ini kata temannya, setiap guru diberi dana insentif sebesar Rp 400 ribu perbulan.

Pipik mengatakan awal mula dirinya mengetahui namanya masih tercantum atau dicatut sebagai penerima dana insentif padahal tidak lagi mengajar, karena ibu kandungnya, mempertanyakan buku rekening tabungan dan ijasahnya.

"Saya heran ada apa ibu saya bertanya buku tabungan dan ijasah sebagai persyaratan menerima dana insentif daerah sebagai guru TK Al Quran. Atas dasar itulah saya melakukan penelusuran selama dua pekan," katanya.

Halaman
12
Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved