Dugaan Korupsi KTP El

Ini Dia Lima Pandawa Golkar yang Kompak Ganti Setya Novanto, Ini yang Bakal Terjadi

Pandawa Lima Partai Golkar adalah sebutan untuk lima tokoh senior partai yakni Jusuf Kalla, BJ Habibie, Agung Laksono

Ini Dia Lima Pandawa Golkar yang Kompak Ganti Setya Novanto, Ini yang Bakal Terjadi
KOLASE BPOST ONLINE
Pandawa Lima Partai Golkar adalah sebutan untuk lima tokoh senior partai yakni Jusuf Kalla, BJ Habibie, Agung Laksono, Aburizal Bakrie dan Akbar Tanjung. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - JAKARTA - Pandawa Lima Partai Golkar diklaim telah sepakat agar partai menggelar musyawarah nasional luar biasa (munaslub) untuk memilih pengganti Setya Novanto (Setnov) yang kini ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena diduga tersangkut kasus korupsi KTP elektronik.

Pandawa Lima Partai Golkar adalah sebutan untuk lima tokoh senior partai yakni Jusuf Kalla, BJ Habibie, Agung Laksono, Aburizal Bakrie dan Akbar Tanjung.

Kesepakatan Pandawa Lima diungkap politikus senior Golkar, Zainal Bintang. Dia mengaku telah bertemu kelima tokoh tersebut.
“Kelimanya menghendaki ada pergantian pimpinan di Golkar karena (penyelesaian) masalah ini, pintu masuknya adalah munaslub,” kata Zainal di Menteng, Jakarta, Sabtu (25/11).

Zainal berharap kelima tokoh senior tersebut bersatu dan mengundang seluruh DPD untuk merealisasikan munaslub.

“Sekarang, Pandawa Lima undang ke-34 empat DPD dan selesaikan persoalan dengan mempercepat Munas. Tidak boleh pihak luar ikut campur, serahkan semua pada mekanisme internal organisasi partai,” katanya.

Kalla dalam kapasitasnya sebagai wakil presiden dalam beberapa kesempatan memang berbicara tegas soal kasus Setnov.

Mulai dari pernyataanya mengenai penyidik KPK yang tidak perlu izin presiden memanggil tersangka tersebut hingga permintaan Rumah Sakit Premiere menjelaskan sakit Setnov yang diragukan publik.

Bahkan dia secara terang-terangan menyatakan Golkar perlu cari pengganti saat ketua umumnya menghilang.

Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung bahkan mendorong pengurus di daerah untuk bergerak menuntut pergantian Setnov. Mantan ketua umum ini sudah dihubungi sejumlah pengurus provinsi.

Zainal mengatakan akan terjadi prokontra ketika yang menginisiasi munaslub adalah kader biasa karena bisa dianggap sebagai anti Setnov.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help