Keriminalitas Hulu Sungai Selatan

Dua Motor Masih Masih Misterius, Ini yang Dilakukan Polisi HSS

"Menurut keterangan pelaku, sepeda motornya sudah dijual. Kita masih melakukan pencarian," katanya

Dua Motor Masih Masih Misterius, Ini yang Dilakukan Polisi HSS
banjarmasinpost.co.id/aprianto
Penangkapan Sutriyono dilakukan berselang sekitar dua jam setelah penangkapan Salehudin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KANDANGAN - Tim gabungan dari Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Polsek Kandangan kota terus mencari dua sepeda motor yang sudah dijual oleh Salehudin (39) pelaku pencurian di tujuh lokasi berbeda.

Kapolres HSS AKBP Rahmat Budi Handoko SIK melalui Kapolsek Kandangan AKP Zaini Husni mengatakan bahwa pihaknya masih terus melakukan pencarian dua sepeda motor lainnya.

"Menurut keterangan pelaku, sepeda motornya sudah dijual. Kita masih melakukan pencarian," katanya, Senin, (27/11).

Sementara lima sepeda motor lainnya sudah diamankan di Polsek Kandangan. Satu Yamaha Mio DA 6456 DF putih, Supra fit hitam DA 4976 KD, Supra Fit hitam DA 2544 HOUR, Supra Fit hitam DA 2191 BQ dan Supra Fit hitam DA 6152 DAP.

Pihaknya berharap bagi masyarakat yang merasa kehilangan bisa melapor ke Polsek Kandangan dan mencocokkan dengan kendaraan yang sudah ditemukan.

Sementara itu, berdasarkan pengakuan pelaku. Dia melakukan aksi sejak 2017 ini. Kendaraan yang dicurinya selanjutnya dicopoti peralatannya dan dipindah ke sepeda motor lainnya untuk menghilangkan jejak.

"Pelaku melakukan aksi di HSS ada empat lokasi dan tiga lokasi lainnya di wilayah Tapin," tambahnya.

Sekadar diketahui, Salehudin (39) terpaksa dihadiahi timah panas oleh pihak berwajib. Pelaku pencurian sepeda motor dengan tujuh lokasi berbeda ini mencoba melarikan diri dan melawan petugas.

Warga Kandangan Kota ini diamankan pada Jumat, (24/11) pukul 23.30 di rumah sekitaran bedakan yang disewanya.

Pelaku yang kesehariannya sebagai pedagang petol ini melakukan aksinya dengan menggunakan kunci T. Setelah penangkapan pelaku pencurian motor atas nama Salehudin (39) akhir membawa Sutriyono (53) yang diduga sebagai penadahnya.

Penangkapan Sutriyono dilakukan berselang sekitar dua jam setelah penangkapan Salehudin. Dia diamankan, Sabtu, (25/11) pukul 01.45 di rumah sewaannya di Kandangan.

Warga kelahiran Bondowoso ini hanya bisa pasrah saat diamankan oleh tim gabungan. Dari dua pelaku dan penadah inilah berhasil ditemukan lima sepeda motor hasil dari pencurian yang dilakukan

Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved