OTT KPK di Jambi

Wah Berapa Banyak Duit Hasil OTT di Jambi, KPK Sampai Bawa Mesin Penghitung Uang

Sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Jambi dan DPRD Jambi ditangkap petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Selasa (28/11/2017).

Wah Berapa Banyak Duit Hasil OTT di Jambi, KPK Sampai Bawa Mesin Penghitung Uang
ist
Asisten Pemprov Jambi, Saifuddin terlihat memasuki Polda Jambi. Saat yang sama KPK dikabarkan tengah memeriksa empat anggota dewan di sana, Selasa (28/11/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAMBI - Sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Jambi dan DPRD Jambi ditangkap petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Selasa (28/11/2017).

Setelah penangkapan, oknum pejabat tersebut dibawa ke Polda Jambi untuk diperiksa. Saat ini mereka masih menjalani pemeriksaan di ruangan Ditreskrimsus Polda Jambi.

Pantauan di lapangan sekitar pukul 16.18 WIB, penyidik membawa mesin penghitung uang. Belum diketahui digunakan untuk apa mesin uang berwarna putih itu.

Selain itu, Asisten Pemprov Jambi Saifuddin, juga terlihat memasuki gedung Polda Jambi, lokasi dilakukannya pemeriksaan terhadap empat anggota dewan.

Baca: OTT KPK di Jambi, Gubernur Zumi Zola Buka Suara, Begini Pernyataannya

Baca: KPK Benarkan Anggota DPRD dan Pejabat Pemprov Jambi Kena OTT, Ternyata Jumlahnya Banyak

Baca: OTT KPK di Jambi, Empat Anggota Dewan Provinsi Jambi Diperiksa di Polda

Sebelumnya, konfirmasi yang Tribunjambi.com dapatkan dari Syahbandar, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, juga mengamini koleganya di DPRD diperiksa KPK.

"Saya lagi di Kerinci. Kabarnya memang ada yang ketangkap. ada tiga orang dari dewan dan satu orang dari instansi luar," ujar Syahbandar, via telepon seluler, Selasa (28/11).

Syahbandar mengatakan anggota dewan yang terkena OTT Jambi, yaitu Wiwid Ishawara, Supriyono dan satu orang lagi dia belum mengetahui. "Yang jelas itu anggota Banggar semua," tutupnya.

Konfirmasi Tribunjambi.com terima dari Wiwid Ishawara. Anggota DPRD Provinsi Jambi Wiwit Iswara membantah dirinya diperiksa KPK hari ini.

"Saya sedang di luar, jadi saya tak tau itu," ujar Wiwid.

Terkait dengan dugaan Operasi tangkap tangan KPK, Wiwid tak mau berkomentar katanya tunggu saja kabarnya.
"Tak tau."

Sementara Supriyono saat ini sedang diusahakan untuk mendapatkan konfirmasinya. (*)

Editor: Royan Naimi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved