Kriminalitas Kotabaru

Belum Sempat Menyelesaikan 'Tugasnya' Mardani dan Hendra Digerebek Buser Polres Kotabaru

Sebuah rumah di jalan Nelayan, RT 01, Desa Hilir Muara, Kecamatan Pulaulaut Utara Kotabaru, Rabu (29/11/2017) sekitar pukul 17.00 Wita

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Sebuah rumah di jalan Nelayan, RT 01, Desa Hilir Muara, Kecamatan Pulaulaut Utara Kotabaru, Rabu (29/11/2017) sekitar pukul 17.00 Wita, digrebek anggota Buru Sergap (Buser) Polres Kotabaru.

Penggrebekan oleh tim berjuluk 'Macan Bamega' di rumah milik Hj Ati, setelah menerima informasi masyarakat kalau rumah tersebut dijadikan tempat prostitusi.

Sangat mengejutkan. Ketika anggota buser memasuki rumah yang di tempati Antoni alias Toni (39), didapati pasangan bukan suami istri di dalam sebuah kamar di rumah tersebut.

Baca: Papa Bakal Segera Jalani Sidang, Wakil Ketua KPK: Berkas Penyidikan Novanto Sudah Selesai

Mereka Hendra Saputra (32) dan Mardani (36), digrebek saat berduaan di dalam kamar saat ingin melakukan hubungan intim sebagai pemakai dan penyedia jasa prostitusi.

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto SIK melalui Kasat Reskrim AKP Suria Miftah Irawan SIK membenarkan, anggotanya menggrebek sebuah rumah dijadikan tempat prostitusi karena adanya informasi masyarakat yang resak oleh praktik tersebut.

Menurut Suria, dalam penggrebekan selain Hendra dan Mardani, anggotanya juga mengamankan Antoni yang berperan sebagai penyedia tempat sekaligus menyediakan jasa prostitusi.

Hal itu berdasarkan pengakuan Hendra, Ia (Hendra) memakai jasa prostitusi Mardani dengan membayarkan uang sebesar Rp 250.000 untuk jasa prostitusi tersebut kepada Antoni.

Baca: Istri Pendulang Emas Diduga Pergoki Perampok Lalu Dibacok Hingga Tewas

"Ketiganya dibawa ke Polres Kotabaru guna proses hukum lebih lanjut," katanya.

Sementara Antoni selaku penyedia tempat dan penyedia jasa proalstitusi oleh penyidik akan dilakukan penahanan.

Antoni melakukan tindak pidana sesuai dimaksud dalam pasal 296 KUHP dan Pasal 506 KUHP.

Barang siapa yang pencahariannya atau kebiasaannya yaitu dengan sengaja mengadakan atau memudahkan perbuatan cabul dengan orang lain dan barang siapa sebagai mucikari mengambil untung dari pelacuran perempuan.

Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help