Kriminalitas HSS

Bawa Sembilan Sajam Warga HST Ditangkap, Ini Alasannya Bawa Sajam Sebanyak Itu

Sanusi (41) warga Desa Banua Kupang Kecamatan Labuan Emas Utara, HST) diamankan karena membawa sembilan senjata tajam tanpa izin.

Bawa Sembilan Sajam Warga HST Ditangkap, Ini Alasannya Bawa Sajam Sebanyak Itu
HO/Polres HSS
Sembilan Sajam milim Sanusi yang diamankan Polsek Sungai Raya 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Sanusi (41) warga Desa Banua Kupang Kecamatan Labuan Emas Utara, Hulu Sungai Tengah (HST) diamankan karena membawa sembilan senjata tajam tanpa izin.

Dia diamankan saat giat razia, Selasa, (28/11) pukul 23.05 di depan Polsek Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Hulu Sungai Selatan (HSS).

Sembilan senjata tajam yang diamankan beragam jenis. Mulai dari belati, keris, mandau dan kujang. Dia diamankan karena tidak bisa menunjukkan surat izin.

Sebelum Sanusi diamankan, Polsek Sungai Raya lebih dulu mengamankan M Arpion (32) warga Desa Ayuang Kec Barabai, HST.

Baca: Serahkan Persyaratan KTP ke KPU Tapin, Calon Independen,: Saya Bukan Calon Bayangan

Dia juga diamankan karena menyimpan satu sajam jenis belati lengkap dengan kumpang tanpa izin. Pengakuan M Arpion, dia membawa sajam untuk jaga diri.

Sementara itu, kepada petugas, Kamis, (30/11/22017). Sanusi mengaku membawa banyak sajam untuk dijual bila ada yang membelinya.

Senjata itu dibuatnya sendiri dan rencananya akan dijual. Namun tidak memiliki surat izin sehingga harus berurusan dengan pihak berwajib.

Baca: Mengenaskan, Dituduh Curi Singkong Parut, La Gode Tewas di Markas Tentara, Ini Kronologinya

Kapolres HSS AKBP Rahmat Budi Handoko SIK melalui Kapolsek Sungai Raya IPTU M Rezki Fernandez SIK membenarkan dengan mengamankan pelaku pembawa sajam tanpa izin.

"Pelaku membawa sembilan senjata tajam. Pengakuan pelaku dia membuat sendiri sajam itu dan akan dijual," katanya.

Namun, dia tidak memiliki surat izinnya sehingga tetap melanggar aturan. Dia dijerat pasal 2 ayat 1 UU Darurat No 12 Tahun 1951 dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara. (*)

Penulis: Aprianto
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved