Advertorial

Kado Hari Jadi yang Membanggakan, Bawang Merah Tapin Go Internasional

TERCATAT dalam sejarah, kali pertama Kabupaten Tapin di bawah kepemimpinan Bupati/Wakil Bupati Kabupaten Tapin Drs HM Arifin Arpan MM

Kado Hari Jadi yang Membanggakan, Bawang Merah Tapin Go Internasional
banjarmasinpost.co.id/ibrahim ashabirin
Bupati Tapin Drs HM Arifin Arpan mendapat kunjungan dari petani dan pengusaha bawang merah di Pulau Jawa, Selasa (12/9/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - TERCATAT dalam sejarah, kali pertama Kabupaten Tapin di bawah kepemimpinan Bupati/Wakil Bupati Kabupaten Tapin Drs HM Arifin Arpan MM/ Ir H Sufian Noor melakukan ekspor bawang merah ke luar negeri di antaranya Singapura dan Vietnam.

Hari jadi ke 52 Kabupaten Tapin hari ini dijadikan momentum launching ekspor bawang merah hasil karya petani Tapin itu ke luar negeri. Kualitas bawang merah Tapin, sebagian berkualitas internasional, itulah memikat pengusaha bawang merah dari Jawa untuk mengekspor bawang merah Tapin ke luar negeri.

Pertengahan September lalu, seorang pengusaha dari Jakarta secara khusus mendatangi lahan pertanian bawang merah Tapin di Desa Harapan Masa, sontak pengusaha itu kaget menyaksikan hasil bawang merah Tapin yang dinilainya sudah berkualitas internasional.

Baca: Periksa 9 Saksi, TNI Pastikan Serius Tangani Kasus La Gode yang Tewas Mengenaskan di Markas Tentara

Pengusaha bernama Willy itu menilai bawang merah Tapin sebagian sudah berkualitas internasional, indikatornya adalah warganya merah mengkilap dan ukuran bawang besar, daun bawangnya tinggi.

Alasan ini membuat Willy mengagumi bawang merah Tapin dan berniat membeli dan mengekspornya ke Singapura dan Vietnam.

Dijelaskan Bupati Tapin HM Arifin Arpan, pada 2017 ini Tapin menanam bawang merah dalam jumlah besar ini sesuai permintaan Menteri Pertanian.

Baca: Dandim Martapura Gelar Tanam Padi Serentak di Tajau Landung, Ini Harapannya

Jumlahnya sekitar 400 hektare yang tersebar di delapan kecamatan, kemudian tersebar dari di tiga puluh desa.

Berdasarkan data dinas pertanian Tapin, tanam bawang merah 400-an hektare itu sebagian besar fasilitas pendukungnya dari pemerintah pusat (Kementerian Pertanian) dan sebagian lagi dari APBD Tapin.

Pada Agustus-September lalu sudah panen 40 hektare. Sisanya panen pada bulan berikutnya hingga Desember.

“Akhir 2016, kami behasil menanam 402 hektare. Satu hektare bawang merah dapat menghasilkan 11-13 ton bawang merah,” tuturnya.

Sebagai penghasil utama bawang merah, tak hanya memerhatikan kuantitas, Tapin juga menjaga kualitas. Guna menjaga ketahanan bawang merah, mereka menggunakan teknik pengasapan, sehingga kualitas hasil panen bawang merah selalu terjaga. (*)

Penulis: Ibrahim Ashabirin
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved