Berita Regional

Mengenaskan, Dituduh Curi Singkong Parut, La Gode Tewas di Markas Tentara, Ini Kronologinya

La Gode. yang dituduh mencuri singkong parut itu, tewas di markas tentara tanpa menjalani proses peradilan.

Mengenaskan, Dituduh Curi Singkong Parut, La Gode Tewas di Markas Tentara, Ini Kronologinya
(Ambaranie Nadia K.M)
Wakil Koordinator Bidang Advokasi Kontras, Yati Andriani dalam diskusi di Jakarta, Sabtu (10/12/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Seorang warga bernama La Gode ditemukan tewas pada 24 Oktober 2017 sekitar pukul 04.30 WIT dengan kondisi mengenaskan. Sekujur tubuhnya penuh luka. Delapan gigi geliginya hilang. Kuku kakinya tercerabut. 

La Gode. yang dituduh mencuri singkong parut itu, tewas di markas tentara tanpa menjalani proses peradilan.

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan ( Kontras) bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Maromoi, Maluku Utara, menduga kuat, Gode menjadi korban penyiksaan oleh tentara. 

"Kami menduga kuat Gode adalah korban penyiksaan hingga tewas oleh tentara," ujar Koordinator Kontras Yati Andriani kepada Kompas.com, Selasa (28/11/2017).

Baca: Sadis, Perampok Serang Tenda Penambang di Kapuas, Bacok Istri Pendulang Emas Hingga Tewas

Baca: Agama Bondan Winarno Bikin Penasaran Warganet, Padahal Sudah Dijawab Tujuh Tahun Lalu T

Dituduh mencuri 'gepe' 

Dari hasil investigasi, Kontras dan LBH Maromoi mencatat, pria asal Pulau Taliabu, Maluku Utara tersebut, awalnya dituduh mencuri singkong parut (gepe) seharga Rp 25.000 milik seorang warga bernama Egi pada awal Oktober 2017.

Polisi kemudian menangkap dan melakukan penggeledahan. Bahkan, Gode ditahan selama lima hari di Pos Satuan Tugas Operasi Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Opspamrahwan) Batalyon Infanteri Raider Khusus 732/Banau.

"Penggeledahan, penangkapan dan penahanan oleh anggota Pospol tidak sesuai prosedur. Semua tindakan yang dilakukan aparat tanpa disertai surat-surat resmi dari polisi. Penahanan selama lima hari di Pos Satgas TNI juga tidak disertai status hukum yang jelas," papar Yati.

Halaman
123
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help