Berita Kotabaru

Gawat, 3.344 Nelayan Belum Terdata di Kementerian Penerima Bantuan Alat Tangkap Pengganti

Data DKP Kotabaru tercatat 4.500 nelayan di Desa Rampa, hanya 1.156 yang namanya tercatat di Kementerian Kelautan Perikanan.

Gawat, 3.344 Nelayan Belum Terdata di Kementerian Penerima Bantuan Alat Tangkap Pengganti
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Puluhan perahu nelayan tradisional tampak terparkir di dermaga Desa Rampa Kotabaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Sebanyak 3.344 nelayan tradisional mayoritas di Desa Rampa, Kecamatan Pulaulaut Utara Kotabaru bakal dihadapkan dengan persoalan dilematis. Itu menyusul berakhirnya masa toleransi penggunaan alat tangkap lampara dasar atau trawl mini pada 31 Desember 2017 mendatang.

Sementara hanya sebagian kecil nelayan menerima bantuan alat tangkap pengganti dari pemerintah, melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kotabaru.

Berdasarkan data DKP Kotabaru tercatat 4.500 nelayan di Desa Rampa, hanya 1.156 yang namanya tercatat di Kementerian Kelautan Perikanan.

Sementara lebih kurang 3.344 nelayan belum terdata sebagai penerima bantuan alat tangkap pengganti.

Baca: Sylvano Comvalius ke Thailand, Bali United Dapatkan 2 Pemain Pengganti Tapi Masih Rahasia

Dipastikan kebingungan akan menyelimuti ribuan nelayan, karena jika tetap menggunakan lampara dasar mini bakal ditangkap dan diproses hukum.

Menjadi dilematis sebagian dari ribuan nelayan, karena pemerintah mengharuskan mereka tidak menggunakan lampara terhitung dari 31 Desember 2017.

Sementara belum ada kepastian apakah mereka mendapatkan bantuan alat tangkap pengganti. Sedangkan melaut satu-satu mata pencarian untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Beberapa orang nelayan ditemui di lokasi, H Mahmuda misalnya. Ia mengaku bingung bukan saja belum mendapatkan bantuan alat tangkap pengganti.

Baca: Gawat, Pengidap HIV/AIDS di Kalsel 1.864 Orang, Kebanyakan Anak Muda

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved