Hari AIDS Sedunia

Penderita Menyesal Pernah Sering 'Jajan', Ini Tiga Daerah Tertinggi Penderita AIDS di Kalsel

Rekor tertinggi ODHA ditempati Banjarmasin dengan 647 orang, disusul Tanahbumbu (294) dan Banjabaru di urutan ketiga (236 orang).

Penderita Menyesal Pernah Sering 'Jajan', Ini Tiga Daerah Tertinggi Penderita AIDS di Kalsel
Harian Banjarmasin Post Edisi Sabtu (1/12/2017) Halaman 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Angka pengidap HIV/AIDS di Kalimantan Selatan semakin mengkhawatirkan. Data hingga Juni 2017, angka Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) mencapai 1.864 orang. Ironisnya, pengidap terbanyak adalah kelompok usia muda antara 20 sampai dengan 29 tahun.

Rekor tertinggi ODHA ditempati Banjarmasin dengan 647 orang, disusul Tanahbumbu (294) dan Banjabaru di urutan ketiga (236 orang).

Yang pasti, mengutip penjelasan Mursalin, Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Kalsel, Kamis (30/11), ancaman HIV/AIDS di Banua kian meningkat tiap tahunnya.

Disebutkan dia, tren pergerakan jumlah pengidap HIV/AIDS kian mengkhawatirkan. “Parahnya, tren pergerakan pengidap HIV/AIDS banyak didominasi anak muda,” ucapnya.

Baca: Gawat, Pengidap HIV/AIDS di Kalsel 1.864 Orang, Kebanyakan Anak Muda

Berdasar laporan sampai September 2016, HIV/AIDS di Kalsel paling banyak diidap warga di usia 20-29. Sementara usia 30 tahun sampai 39 sebanyak 503.

Sementara itu, Bainah, salah satu kader HIV/AIDS dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Banjarbaru, mengakui tak mudah merangkul para kalangan berisiko tinggi HIV.

Dia berujar, tak cukup sekadar mendekati tapi harus mampu mengajak mereka yang berisiko untuk rajin ikuti kegiatan mulai dari pertemuan sosialisasi hingga tes.

“Kebanyakan yang menutup diri karena takut akan hasilnya nanti pascates, saya bilang dan beri pengertian lebih baik tahu daripada tidak sama sekali. Intinya pendekatan harus intens, setiap hari,” katanya.

Bainah mengaku selalu siap membantu. Dia berujar ada pihak keluarga sampai datang ke rumah dan berlama-lama curhat.

Halaman
123
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved