Kriminalitas Hulu Sungai Tengah

Pengedar Zenith Ngaku Terima Pesanan Obat untuk Penghuni Rutan Barabai Bergelar Macan

Penyalahgunaan obat daftar G di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, masih memprihatinkan.

Pengedar Zenith  Ngaku Terima Pesanan Obat untuk Penghuni Rutan Barabai Bergelar Macan
istimewa via BANJARMASINPOST.co.id/hanani
Barang bukti yang disita kepolisian. (istimewa/Polres HST) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Penyalahgunaan obat daftar G di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, masih memprihatinkan.

Seorang warga, Suut Hidayat alias Pak Cecep (55) tertangkap tangan membawa 1.000 butir dexrtomertophen, salah satu obat daftar G alias zenith yang sering disalahgunakan.

Dia tertangkap di Jalan H Sibli Imansyah, depan Rumah Tahanan (Rutan) Barabai.

Ironisnya, warga Gang Muhajirin Rt 007 Desa Matang Ginalon ini, mengaku obat tersebut pesanan salah satu warga binaan di Rutan Barabai, yang bergelar Macan.

Baca: LIVE STREAMING Benevento vs AC Milan : Kick Off 18.30 WIB, Gattuso Sebut Serasa Final

Baca: LIVE STREAMING Liga Italia Malam Ini Inter Milan Vs Chievo : Catatan Laga Kedua Tim

Baca: TKW Ini Menarik Mata Dunia Karena Jepretannya di Waktu Luang, Mengejutkan Nasibnya Sekarang

Baca: Live Streaming Liga Inggris Manchester City vs West Ham United di RCTI : Rekor Tuan Rumah

Anggota Satres Narkoba Polres HST pun langsung menyita obat yang disimpan dalam kantong celana tersebut, termasuk satu telepon genggam setelah menggeledah badannya.

Kapolres HST, AKBP Mugi Sekar Jaya, melalui Humas Polres HST Bripka Husaini, Minggu (3/12/2017) menjelaskan, tersangka ditangkap Sabtu, 2 Desember 2017, pukul 21.00 Wita.
Dia dijerat pasal 196 junto pasal 197 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
Disebutkan, tertangkapnya, Cecep, berdasarkan laporan msyarakat, bahwa yang bersangkutan merupakan pengedar obat dexro.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved