Berita Banjarmasin

Relawan Gerakan Turun Tangan Tanam Mangrove di Pulau Curiak Batola

Social Project menanam mangrove gerakan Turun Tangan Minggu (3/11/2017) siang Pulau Curiak, Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Relawan Gerakan Turun Tangan Tanam Mangrove di Pulau Curiak Batola
Istimewa
SOCIAL Project menanam mangrove gerakan Turun Tangan Minggu (03/11/2017) siang Pulau Curiak, Kabupaten Barito Kuala (Batola). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Gathering nasional (Gathnas) Turun Tangan di Banjamasin selama beberapa ini, benar-benar di akhirnya dengan kegiatan dan aksi nyata.

Salah satunya, Social Project menanam mangrove gerakan Turun Tangan Minggu (3/11/2017) siang Pulau Curiak, Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Selain itu, Gathnas Turun Tangan juga menghasilkan sejumlah rekomendasi. Diantaranya, konsolidasi intern dan eksteren gathas turun tangan agar bermanfaat bagi daerah masing-masing.

"Paling tidak, ada dua rumusan yakni intern dan ekstern," kata Ketua Yayasan Gerakan Turun Tangan Pusat, Muhammad Chozin di sela-sela Social Project menanam mangrove , Minggu (3/11/117) siang Pulau Curiak, Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Baca: Live Streaming Observasi Supermoon Malam Ini, Cara Paten Mengamati Bulan Jika Langit Mendung

Menurut Chozin, hasil dari gathas turun tangan setidaknya ke depan ada pertemuan-pertemuan lanjutan dan memperkuat kelembagaan kerelawanan di daerah. Secara ekstern, yakni diharapkan dapat memperkuas virus-virus kerelawanan di berbagai kota di Indonesia.

"Anak-anak mudanya diharapkan bisa ikut terlibat dalam penyelesaian masalah di daerah masing-masing," katanya.

Baca: Live Streaming Liga Italia : Benevento Vs AC Milan, Gattuso Pertahankan Formasi Ini

Ditambahkannya, aksi nyata gerakan turun tangan ini seperti di Medan, yakni anak-anak mudanya terlibat dalam kepedulian para pengungsi Gunung Sinambung seperti mendapatkan penampungan hingga alternatif usaha atau pekerjaan bagi para pengungsi.

Di Jakarta, sambung Chozin, anak-anak muda yang tergabung dalam gerakan turun tangan ini membantu bidang pendidikan, yakni mentor pembelajaran sore bagi orang tua yang sibuk bekerja.

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help