Berita Banjarmasin

Begini Penjelasan Kabalai Sungai Terkait Bendungan Pintap yang Longsor

Kepala Balai Sungai Wilayah Kalsel, Dwi Purwantoro, di sela acara Hari Bhakti PU, di Kantor Gubernuran Banjarmasin, Senin (4/12/2017)

Begini Penjelasan Kabalai Sungai Terkait Bendungan Pintap yang Longsor
istimewa via BANJARMASINPOST.co.id/elhami
Kondisi bendungan Pitap akibat tergerus longsor, Jumat (1/12/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kepala Balai Sungai Wilayah Kalsel, Dwi Purwantoro, di sela acara Hari Bhakti PU, di Kantor Gubernuran Banjarmasin, Senin (4/12/2017) pagi, menjelaskan terkait longsornya bendungan Pitap yang terletak di Desa Nungka, Kecamatan Awayan diakibatkan faktor alam, karena kondisi curah hujan yang terlalu tinggi.

"Sudah kita tangani, dan diperkirakan satu hingga dua bulan ini selesai. Penanganan ini tidak bisa tergesa-gesa mengingat harus melihat kontruksi tanah dan lingkungan yang ada," kata Dwi Purwantoro, Senin (4/11).

Diterangkannya, bahwa bendungan tersebut adalah proyek multiyears, sehingga proyek tersebut memerlukan waktu yang lama. Dari kontrak selesai diperkirakan sampai 2018 mendatang.

Baca: Teh Hijau Sangat Baik untuk Kesehatan, Berapa Banyak Dikonsumsi Per Hari?

Baca: Benarkah Saranjana Kota Gaib di Kotabaru yang Tak Kasat Mata, Begini Kisah-kisahnya

Baca: Ramalan 2018, Prabu Jayabaya Melihat Bakal Kembali Terjadi Tsunami?

Baca: Yatim Piatu Sejak Kecil dan Bertahan di Jalanan, Akhirnya Keajaiban Datang, Simak Kisah Inspiratif

Diketahui,pembangunan Bendung Pitap dengan dana APBN sebesar Rp 85 miliar.

Bendungan Pitap yang terletak di Desa Nungka, Kecamatan Awayan mulai dikerjakan sejak tahun 2005.

Lahan untuk jaringan irigasi di wilayah Kecamatan Awayan dan Tebing Tinggi, dengan luasan sekitar 65 hektar.

Bendungan pitap ini, diprogram untuk mengairi lebih dari 4 ribu hektare lahan persawahan di empat kecamatan yang ada di Kabupaten Balangan yaitu Awayan, Batumandi, Lampihong dan Paringin Selatan.

Baca: Kamu Dikejar Waktu, Jakarta-Bandung Kini Bisa Naik Helikopter, Segini Tarifnya

Baca: TKW Ini Menarik Mata Dunia Karena Jepretannya di Waktu Luang, Mengejutkan Nasibnya Sekarang

Baca: Ini 7 Jenis Pelat Nomor yang Diincar Polisi, Cepat Ganti!

Peletakan batu pertama pembangunan Bendungan Pitap dilakukan pada 2005 oleh Gubernur Kalimantan Selatan, saat itu dijabat Sjachriel Darham dengan dana APBN Rp19 miliar, yang dikerjakan oleh kontraktor saat itu PT Adhi Karya.

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved