Berita Banjarmasin

Jangan Korbankan Konsumen, Fitriadi: Standar Taksi Online Jadi Turun

Pasalnya, kata Fitriadi, Akademisi FISIP ULM standar taksi daring otomatis menjadi turun dengan membolehkan taksi

Jangan Korbankan Konsumen, Fitriadi: Standar Taksi Online Jadi Turun
net
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - ADANYA kesepakatan taksi konvensional dan angkutan daring diperbolehkannya taksi konvensional ikut menjadi taksi daring, termasuk bergabung dalam aplikasi. Namun kelonggaran bolehnya taksi konvensional bergabung menjadi taksi daring tanpa persyaratan khusus seperti layaknya calon pendaftar umum yaitu mobil harus keluaran tahun 2010 ke atas merupakan suatu keberanian dari pengusaha taksi daring.

Pasalnya, kata Fitriadi, Akademisi FISIP ULM standar taksi daring otomatis menjadi turun dengan membolehkan taksi daring bergabung hanya dengan persyaratan KIR. Seperti kita ketahui taksi konvensional selama ini memakai kendaraan tahun keluaran terbilang lama dibanding taksi daring.

Dampaknya dikhawatirkan berpengaruh pada pelayanan publik khususnya kepuasan konsumen. Konsumen yang biasa mendapatkan mobil keluaran terbaru tiba-tiba mendapatkan mobil keluaran lama.

Terkecuali jika taksi konvensional bisa menjaga kenyamanan pelanggan dengan menjaga kebersihan, mobil ditingkatkan kenyamanannya dan lain-lain. Atau jika perlu taksi konvensional mulai berpikir meningkatkan kendaraannya agar bisa bersaing dengan supir dari kalangan umum yang wajib memiliki kendaraan keluaran tahun terbaru.

Baca: TKW Ini Menarik Mata Dunia Karena Jepretannya di Waktu Luang, Mengejutkan Nasibnya Sekarang

Baca: Ayo, Cek Harga Motor Bebek Akhir 2017 Ini Sebelum Kamu Jatuhkan Pilihan

Saya yakin para supir tahu bagaimana cara memuaskan konsumen, hanya tinggal mau tidaknya mereka memberikan pelayanan yang prima bagi pelanggan.

Jika diperbolehkan menjadi anggota taksi daring dengan kondisi mobil lama, dikhawatirkan akan terjadi konflik sosial dimana taksi konvensional yang menjadi taksi daring akan dijauhi oleh masyarakat. Selama ini melalui aplikasi, konsumen tahu bahwa mobil yang akan datang keluaran tahun berapa.

Alangkah baiknya jika taksi konvensional bisa membuat aplikasi untuk taksi online sendiri seperti yang sudah ada di beberapa kota di Indonesia.

Tentunya dengan pelayanan yang kompetitif dengan taksi daring. Dengan itu tak terjadi konflik sosial antara keduanya. (rii)

Mau baca berita Banjarmasin Post dan Metro Banjar? klik DI SINI

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help