Berita Internasional

Upaya Penyelundupan 700 Kg Ganja ke Arab Saudi Digagalkan Petugas

Sebanyak 32 orang tersangka penyelundupan ditahan penjaga perbatasan Arab Saudi bersama dengan 721,92 kilogram ganja.

Upaya Penyelundupan 700 Kg Ganja ke Arab Saudi Digagalkan Petugas
Petugas Penjaga Perbatasan Arab Saudi bersama sejumlah tersangka penyelundup dan barang bukti ganja.(Arab News) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RIYADH -  Penjaga perbatasan Arab Saudi  menahan sebanyak 32 orang tersangka penyelundupan  perbatasan Arab Saudi bersama dengan 721,92 kilogram ganja.

Jumlah tersangka dan ganja tersebut didapat setelah operasi perbatasan yang dilakukan dalam dua pekan terakhir di selatan perbatasan Jazan dan Najran.

Jurubicara Penjaga Perbatasan Kolonel Saher bin Mohammed Al Harbi mengatakan, sejumlah upaya dilakukan penyelundup untuk memasukkan narkoba ke Kerajaan Arab Saudi.

"Pasukan Penjaga Perbatasan telah menangkap 27 warga Ethiopia, empat warga Yaman, dan seorang warga Saudi. Total ganja yang disita seberat 721,92 kilogram," ujarnya dalam pernyataan pada Senin (4/12/2017).

Baca: Diserang Pemberontak Houthi, Mantan Presiden Yaman Dikabarkan Terbunuh di Sanaa

Dilaporkan Arab News, sebelumnya Kementerian Dalam Negeri juga mengumumkan jumlah penyusup yang ditangkap Arab Saudi mencapai 27.264 pada tahun 2016, dan 3.554 senjata disita pada periode yang sama.

Dalam sebuah konferensi pers, Kementerian Keamanan telah meninjau laporan statistik terkait tugas pasukan penjaga.

Jumlah kasus upaya infiltrasi yang dicegat mencapai 2.779, sedangkan upaya yang dicegat di luar wilayah Kerajaan Arab Saudi mencapai 580.

Direktur Departemen Statistik Direktorat Jenderal Perbatasan, Brigjen. Jenderal Mohammed Al-Qahtani, mengatakan sebagian besar penyusup di luar Kerajaan dicari atas tuntutan keamanan atau pidana.

Berita ini telah ditayangkan di KOMPAS.com berjudul Penjaga Perbatasan Saudi Gagalkan Penyelundupan 700 Kg Ganja

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help