Berita Kalteng

Waduh Gawat, Balai POM Palangkaraya Membenarkan Kandungan PCC Ada di Dalam Obat Somadril

Untuk mengelabui, obat PCC tersebut dibungkus dengan nama Somadril, padahal di dalamnya ada kandungan PCC

Waduh Gawat, Balai POM Palangkaraya Membenarkan Kandungan PCC Ada di Dalam Obat Somadril
Tribunkalteng.com/Faturrahman
Inilah 20 ribu butir obat somadril mengandung PCC yang disita polisi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Adanya sinyalemen dari Kepala BNN RI, Budi Waseso yang menyebut Kalteng menjadi dalah satu target pemasaran obat jenis Paracetamol, Cafein, dan Carisoprodol (PCC) ternyata benar adanya.

Untuk mengelabui, obat PCC tersebut dibungkus dengan nama Somadril, padahal di dalamnya ada kandungan PCC yang jika dikonsumsi akan merusak otak penggunanya.

Peredaran obat-obatan terlarang seperti PCC kepanjangan dari Paracetamol, Cafein, dan Carisoprodol (PCC) sudah lama beredar melalui rumah, barak hingga warung pedang kaki lima.

Baca: 20 Ribu Butir Obat Somadril Kandungan PCC Dimusnahkan Polres Palangkaraya

Baca: Ulah Warganet di Gambut Ini Menjadi Viral di Medsos, Kesal Jalan Becek, Ia Melakukan Ini

Keterangan Kepala Seksi Pemeriksaan dan Penyidikan Bahan Makanan Balai POM Palangkaraya, Siti Dahliah Nur, Selasa (5/12/2017) mengatakan,pihaknya telah melakukan pemeriksaan kandungan obat Somadril tersebut.

"Hasil pemeriksaan yang kami lakukan kandungan yang ada di Somadril itu adalah yang ada dalam PCC , sehingga dampaknya akan merusak otak penggunaanya,"ujarnya.

Menurut dia, pihaknya saat ini tidak hanya melakukan pemeriksaan pada tempat-tempat yang legal, seperti toko obat dan apotek saja tetapi termasuk perumahan dan barak juga pedagang kaki lima juga akajln diperiksa obat yang dijual," ujarnya.(*)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved