BanjarmasinPost/
Home »

Video

Kriminalitas Kabupaten Banjar

NEWSVIDEO : Korban Arisan Online Bodong Kecewa Atas Tuntutan Jaksa Penuntut Umum

Korban-korban Iray yang selama ini mengikuti jalannya persidangan Iray pun kecewa. Putri alias Cenot di antaranya sangat tidak puas

BANJARMASINPOST. CO. ID, MARTAPURA - Raihanah alias Iray (23) tidak mampu menyembunyikan sedihnya saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Noor Haniyah membacakan tuntutannya.

Kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Martapura yang dipimpin Agustinus Sangka Kala, Gatot Rahardjo dan Gesang Yoga Madyasto Dia menyampaikan tidak melakukan pembelaan atas tuntutan tersebut.

Di persidangan itu, JPU Noor Haniyah menuntut Iray dengan hukuman penjara selama tiga tahun empat bulan. Iray terbukti bersalah melanggar Pasal 378 Undang-Undang KUHP. "Terdakwa terbukti bersalah. Karena itu, kami memohon majelis hakim menghukum terdakw dengan hukuman penjara selama tiga tahun empat bulan," katanya, Selasa (5/12/2017).

Baca: VIDEO - Inilah Mutiara Terpendam Milik Martapura FC yang Layak Bersaing di Liga 1

Korban-korban Iray yang selama ini mengikuti jalannya persidangan Iray pun kecewa. Putri alias Cenot di antaranya sangat tidak puas dengan tuntutn tersebut.

Alasannya, lama hukuman tidak sebanding dengan uang yang sudah digunakan Iray. Putri pun menyampaikan uang yang disetorkan kepada Iray sebanyak Rp 350 juta. Terdiri dari miliknya Rp 50 juta dan milik nasabah yang ikut melalui dirinya sebesar Rp 300 juta.

Baca: 3 Tips Membuat Bulu Mata Terlihat Tebal dan Lentik Secara Alami

"Saya tidak puas sekali karena tidak sebanding dengan uang yang sudah dimakan. Harusnya dihukum 6 sampai 8 tahun," ujar nasabah Iray dari Banjarmasin ini.

Begitu pula Hani. Nasabah asal Sekumpul ini juga tidak puas dengan tuntutan itu. Alasan Dia, uangnya yang disetorkan kepada Iray cukup besar mencapai Rp 80 juta.

"Harusnya 10 sampai 15 tahun dihukum. Ini tadi kasihan anak alasannya. Sedangkan, menggaduh (merawat) anak saja tidak bisa," katanya.

Penulis: Hari Widodo
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help