Berita Banjarmasin

Angka Kecelakaan di Jalan Tinggi, 500 Guru PPKn se Kalsel 'Dibekali' Pengetahuan Lalu Lintas

Untuk lebih mengena, bahan-bahan tentang budaya tertib berlalu lintas akan disampaikan ke para murid melalui pelajaran Pendidikan Pancasila

Angka Kecelakaan di Jalan Tinggi, 500 Guru PPKn se Kalsel 'Dibekali' Pengetahuan Lalu Lintas
banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
500 guru PPKN ikuti Diseminasi Model Integrasi Penddikan Lalu Lintas Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewargannegaraan (PPKn) tingkat SD, SMP-MTS, SMA-MA tahun 2017 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Masih tingginya angka kecelakaan lalu lintas di jalan baik secara nasional yang menyebabkan korbannya dari usia produktif dan anak-anak bangsa membuat pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Nasional tampaknya menguatkan pelajaran tertib berlalu lintas.

Untuk lebih mengena, bahan-bahan tentang budaya tertib berlalu lintas akan disampaikan ke para murid melalui pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) dan untuk memberikan penambahan ilmu tentang lalu lintas.

Dimana pada Rabu (6/12/2017) pagi bertempat di Golden Tulip, mengikuti acara Diseminasi Model Integrasi Penddikan Lalu Lintas Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewargannegaraan (PPKn) tingkat SD/SMP/MTS, SMA/MA tahun 2017.

Baca: Live Streaming RCTI Indonesia vs Kirgistan : Final Tsunami Cup, Spasojevic Cs Andalkan Kecepatan

Hadir dalam acara ini Koorlantas Mabes Polri yakni Kombes Drs Eddy Junaedi dan Kombes Rahmadi, dari Kementerian Pendidikan Nasional Prof Drs Arny Fajar Msi yang juga Ketua Tim Pendidikan Lalu Lintas dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel Drs M Yusuf MPd

Prof Drs Arny Fajar Msi dari Kementerian Pendidikan Nasionalyang juga Ketua Tim Pendidikan Lalu Lintas mengungkapkan dengan acara ini diharapkan kedepan guru-guru itu bisa berikan pembinaan kepada siswa siswinya tentang bagaimana tertib berlalu lintas.

"Intinya tertib lalu lintas mereka aman di jalan. Bagaimana mereka aman selamat di jalan," paparnya.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan dari Korlantas Mabes Polri Kombes K Rahmadi yang mengatakan acara desiminasi ini yaitu pencerahan kepada para pendidik mulai SD, SMP, SMA dan sederajat dan beri pemahanan budaya tertib berlalu lintas.

"Kontek budaya tertib lalu lintas yang mendasari yakni data kecelakaan yang dianalisis bahwa korban baik meninggal, luka berat, ringan, 42,17 persen libatkan anak-anak usia 15- 19 tahun yang kita ketahui posisi mereka adalah sebagai pelajar," ucap mantan Dirlantas Polda Kalsel ini.

Baca: Perda Jalan Khusus Mampu Cegah Kerusakan Jalan Umum di Kalteng Bila Diberlakukan, Kenyataannya?

Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel Komnes E Zulpan mengungkapkan kegiatan hari ini adalah Deseminasi Model Integrasi Pendidikan Lalu Lintas Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn).

"Deseminasi ini merupakan peintegrasian pendidikan tentang berlalu lintas ke dalam kukirulum pelajaran PPKN yang ada di SD, SNP, dan SMA sederajat," papar E Zulpan.

Dimana tim Korlantas datang membawa materi yang lebih menguatkan, pentingnya peranan lalu lintas bagi anak-anak usia dini dan pelajar dengan bahan materi lengkap guna menambah wawasan para guru dalam nantinya memberikan pengetahuan kepada para siswa-siswinya. (*)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help