BanjarmasinPost/

Berita Banjarmasin

Dewan Minta Pemko Banjarmasin Siapkan Pegawai Rumah Sakit Sultan Suriansyah

Menurut Sri, Pemko diharapkan untuk serius mengerjakan kelanjutan proyek rumah sakit Sultan Suriansyah.

Dewan Minta Pemko Banjarmasin Siapkan Pegawai Rumah Sakit Sultan Suriansyah
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Sri Nurmaningsih DPRD Kota Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -  DPRD Kota Banjarmasin mendesak Pemko setempat menyiapkan tenaga medis, perawat, pegawai dan dokter untuk rumah sakit Sultan Suriansyah yang akan dilaunching pada 2019 mendatang.

Jangan sampai nanti saat launching rumah sakit Sultan Suriansyah pada 2019 mendatang, ada keluhan kurang SDM di sana-sini. Kita harapkan nanti semua SDM semua rumah sakit sudah siap," kata Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Sri Nurmaningsih SE MM, Rabu (6/12/17).

Menurut Sri, Pemko diharapkan untuk serius mengerjakan kelanjutan proyek rumah sakit Sultan Suriansyah.

"Kami minta pemko serius mengerjakan proyek rumah sakit tidak seperti tahun 2017 silam yang terkesan malas-malasan. Ingat, kami tak pernah menganggarkan pada tahun 2018 di APBD untuk pembangunan fisik rumah sakit. Ngga ada dana itu. Kami hanya menganggarkan untuk pembelian alat kesehatan saja Rp15 Miliar," kata Sri.

Menurut Sri, dana yang ada saat ini hanya Rp38 Miliar dari APBD perubahan 2017 saja dan karena sifatnya proyek multiyear maka dana itu bisa digunakan pada tahun anggaran 2018 atau berikutnya.

Baca: Kritikan Mahfud MD Bikin Ustadz Felix Siauw Terdiam, Ini Kalimat Skat Matnya Tentang Khilafah

Baca: Viral di YouTube! Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD Kritik Abu Janda di Acara ILC

"Tak benar itu. Kami ngga ada anggaran pembangunan rumah sakit Sultan Surisnyah pada 2018 ini. Ingat, yang ada itu hanya APBD perubahan tahun 2017 sebesar Rp38 Miliar," katanya.

Sri mengharapkan dana APBD perubahan itu bisa digunakan dengan baik agar tidak dua kali dana APBD perubahan itu mubazir. Dinas kesehatan diharapkan bekerja profesional dan Wali Kota bisa benar-benar mengawal proyek pembangunan rumah sakit.

Dewan juga akan memantau terus proyek pembangunan rumah sakit ini. Tak digunakannya dana APBD Perubahan 2017 sebesar Rp38 Miliar untuk pembangunan rumah sakit merupkana citra buruk bagi penganggaran di dewan dan pemko.

"Yaa jelas citra buruk bagi kami sebagai anggota badan anggaran. Kita tak ingin dana APBD perubahan 2017 sebesar Rp38 Miliar itu terjadi silva atau masuk ke kas negara," katanya.

Dewan juga meminta pemko menyiapkan tenaga medis, perawat, pegawai dan dokter untuk rumah sakit Sultan Suriansyah pada launching rumah sakit pada 2019 mendatang. Jangan sampai, nanti kurang SDM di sana-sini saat rumah sakit diluncurkan.(*)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help