Kriminalitas Balangan

Pelaku Pencabulan di Paringin Ini Akhirnya Dituntut 15 Tahun Penjara

Kasus pencabulan yang pernah mengemparkan warga Paringin, Kabupaten Balangan beberapa bulan yang lalu dengan pelaku Misran

Pelaku Pencabulan di Paringin Ini Akhirnya Dituntut 15 Tahun Penjara
banjarmasinpost.co.id/elhami
Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Balangan Mauladi, SH MH 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Kasus pencabulan yang pernah mengemparkan warga Paringin, Kabupaten Balangan beberapa bulan yang lalu dengan pelaku Misran alias Imis akhirnya, Selasa (5/12/2017) telah mendapatkan tuntutan.

Tim Penuntut Umum yang terdiri dari Herry, SH, Gandhy, SH MH, Awan, SH MH diketuai oleh Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Balangan Mauladi, SH MH telah menuntut terdakwa Imis dengan pidana penjara selama 15 tahun dikurangi masa penahanan yang telah dijalani dengan perintah tetap ditahan dan denda sebesar Rp 1 miliar subsidair 6 bulan kurungan.

Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Balangan Mauladi, SH MH, Rabu (6/12/2017) mengatakan, pertimbangan yang memberatkan terdakwa adalah perbuatan terdakwa menimbulkan penderitaan/trauma mendalam dan berkepanjangan bagi korban.

Baca: Pria Kekar Ini Fitnes di Trikora Digeruduk Petugas, Ternyata Ini yang Diperbuatnya

Selain itu, perbuatan terdakwa dilakukan terhadap anak kandung yang seharusnya dilindungi dan diayomi, serta terdakwa berbelit-belit dalam memberikan keterangan dan menyangkal perbuatannya.

"Kami tidak menemukan hal-hal yang meringankan terhadap terdakwa," ujarnya.

Sekedar diketahui, perbuatan terdakwa sudah dilakukannya sejak tahun 2013 lalu terhadap RS yang saat itu berusia 13 tahun.

Saat itu korban sedang tidur dikamar, kemudian terdakwa menyentuh kemaluan RS hingga membuat RS terkejut dan terbangun.

Setelah itu terdakwa membujuk RS melepas celana dalamnya, kemudian terdakwa mengoleskan minyak goreng ke kemaluan terdakwa dan kemaluan RS hingga mengeluarkan sperma.

Baca: Mau Serang Masjid di Florida, Pria Ini Keburu Ketahuan dan Diciduk FBI

Halaman
12
Penulis: Elhami
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help