BanjarmasinPost/

Berita Tanahlaut

Tunggu Pencairan Pembayaran, Ratusan Pelaku Usaha Kecil Datangi Kantor Bupati Tanahlaut

Ratusan pelaku usaha kecil di Kabupaten Tanahlaut mendatangi Kantor Bupati Tanahlaut, di Jalan A Syairani, Kelurahan Angsau

Tunggu Pencairan Pembayaran, Ratusan Pelaku Usaha Kecil Datangi Kantor Bupati Tanahlaut
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Sejumlah pelaku usaha berteduh dari terik matahari menunggu dipanggil menerima pencairan dana pembayaran hasil usaha saat peringatan Hari Jadi ke 52 Kabupaten Tanahlaut di halaman Kantor Bupati Tanahlaut, Rabu (6/12/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Ratusan pelaku usaha kecil di Kabupaten Tanahlaut mendatangi Kantor Bupati Tanahlaut, di Jalan A Syairani, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Rabu (6/12/2017).

Pelaku usaha itu adalah para pedagang pentol, jamu gendong dan sosis bakar yang menggunakan gerobak dorong dan sebagian kendaraan roda dua yang dimodifikasi membawa pentol atau minuman es.

Informasi dihimpun, kedatangan mereka itu untuk mencairkan dana pembayaran dari Pemerintah Kabupaten Tanahlaut. Itu karena saat peringatan Hari Jadi ke 52 Kabupaten Tanahlaut, pengunjung dibebaskan mencicipi dagangan mereka.

Para pelaku usaha kecil itu disusun berbanjar di Jalan A Syairani, dari depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Tanahlaut hingga di seberang pagar halaman depan Stadion Pertasi Kencana, Pelaihari.

Baca: Live Streaming Tottenham Hotspur Vs APOEL FC - Peluang Hotspur Menang Besar

Koordinator sementara pelaku usaha kecil Kabupaten Tanahlaut, Bahrani mengaku jumlah pedagang yang melayani tamu dan undangan serta masyarakat yang menyaksikan peringatan hari jadi kemarin, sekitar 300 pedagang.

"Hari ini baru 100 pedagang yang menerima pencairan pembayaran. Setiap pedagang mendapat dana Rp 300 ribu. Besok itu (hari ini, red) kemungkinan tahap kedua sekitar 200 pedagang," katanya.

Menurut Bahrani, pelaku usaha kecil yang di Kabupaten Tanahlaut ini jumlahnya mencapai ratusan orang. Rata-rata tidak memiliki tempat tetap. Mereka berkeliling dengan modal sebagian dari koperasi.

"Cuma modal usaha dari koperasi itu ditagih setiap hari. Pelaku usaha kecil ingin tagihan pinjaman modal itu tidak setiap hari," katanya.

Baca: Viral di YouTube! Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD Kritik Abu Janda di Acara ILC

Halaman
12
Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help