BanjarmasinPost/

Berita Kalteng

Aris Toteles: Pelabuhan Sampit Jadi Pintu Masuk Peredaran Obat PCC Pulau Kalimantan

Jumlah pil zenith yang mencapai 3,7 juta butir tersebut bukan jumlah sedikit, apalagi sengaja dipasaok dari Semarang ke Kalimantan

Aris Toteles: Pelabuhan Sampit Jadi Pintu Masuk Peredaran Obat PCC Pulau Kalimantan
tribunkalteng.com/faturahman
Aris Toteles 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pengungkapan peredaran sebanyak 3,7 juta butir obat keras zenith yang mengandung PCC yang dipasok lewat jalur laut dalam dua truk dari Semarang, Jawa Tengah melalui Pelabuhan Sampit ditanggapi Kriminolog Universitas Palangkaraya (UPR) , Aris Toteles, Kamis (7/12/2017).

Jumlah pil zenith yang mencapai 3,7 juta butir tersebut bukan jumlah sedikit, apalagi sengaja dipasaok dari Semarang ke Kalimantan menggunakan kapal barang jenis roro KM Kirana I yang jika diuangkan nilai rupaiahnya mencapai Rp15 miliar.

"Ini menandakan Kalteng bahkan Kalimantan dianggap pasar menjanjikan untuk penyebaran obat tersebut, karena ada penggunanya, dan Sampit hanya menjadi pintu masuk peredaran obat tersebut di Kalimantan,"ujarnya.

Baca: Foto-foto Menghebohkan Berbagai Cahaya Langit di Kalsel, Indah dan Menakjubkan!

Masuknya obat jenis pcc dari pelabuhan sampit menandakan bahwa kalimantan , khususnya kalimantan tengah telah menjadi target pasar dan pintu masuk peredaran obat tersebut. Kalangan remaja dan mahasiswa, juga kalangan pekerja baik daerah perkotaan maupun di pedesaan, bisa saja jadi target pengguna para pengedar.

"Perlu mengawasi jalan tikus yang dapat digunakan sebagai jalan masuk peredaran obat pcc, selain itu lakukan razia-razia di toko obat, warung ataupun apotik, barak, bahkan rumah yang dicurigai turut mengedarkan,"ujarnya.

Dampak pemakaian pcc sangat berbahaya bagi kesehatan sehingga keberhasilan aparat kepolisian dalam mencegah masuknya pcc di kalimantan perlu diapresiasi. Demi mencegah generasi muda terjebak bahaya pcc, perlu ditingkatkan sosialisasi, pencegahan, pengawasan dan pemberantasan peredaran pcc oleh aparat hukum yang didukung oleh seluruh komponen masyarakat.

"Peran seluruh komponen masyarakat harus aktif dalam memberikan informasi ketika mengetahui adanya penyalahgunaan dan peredaran obat pcc, tersebut,"ujar mitra Polda Kalteng yang kerap diajak dalam mengamati dan memberikan penilaian tindak kriminal yang berkembang di Kalteng ini.

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help