BanjarmasinPost/

YABN

Kembangkan Budaya Sains di Sekolah Melalui Science Fair

Berjalan sejak 2016, pembentukan klub sains di 20 sekolah binaan ini memiliki tujuan untuk menumbuhkan budaya sains di lingkungan sekolah

Kembangkan Budaya Sains di Sekolah Melalui Science Fair
Science Fair 2017 digelar YABN dilaksanakan tiap sekolah binaan di empat kabupaten; Tabalong, Balangan, Barito Timur (Kalteng), dan Hulu Sungai Utara 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) melalui bidang pendidikan menyelengarakan Science Fair 2017. Kegiatan itu dilaksanakan tiap sekolah binaan di empat kabupaten; Tabalong, Balangan, Barito Timur (Kalteng), dan Hulu Sungai Utara. Event itu merupakan sebuah bentuk keperdulian Adaro terhadap dunia pendidikan.

Berjalan sejak 2016, pembentukan klub sains di 20 sekolah binaan ini memiliki tujuan untuk menumbuhkan budaya sains di lingkungan sekolah. Klub sains menjadi salah satu cara untuk membentuk lingkungan sains bagi siswa di sekolah dasar yang terlibat. Klub sains juga sebagai bentuk latihan bagi siswa dalam mengembangkan dan melatih berpikir kritis, logis, dan sistematis. Selain itu, sebagai sarana bagi guru untuk dapat menerapkan pembelajaran sains melalui kegiatan penelitian ilmiah.

Sebelum Science Fair, dilakukan beberapa proses kegiatan yang diawali workshop guru dan siswa untuk mengevaluasi klub sains yang dibina pada 2016 dan penguatan klub sains yang bergabung pada 2017.
Science Fair menjadi upaya sarana berbagi tiap sekolah untuk mempresentasikan hasil dari kegiatan pembinaan yang telah dilaksanakan. Kali ini SMP Negeri 3 Kelua mendapatkan kesempatan melaksanakan kegiatan Science Fair di sekolahnya. Kegiatan dibuka oleh kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong yang diwakili Tonie Sumarwan.

Dalam sambutannya, disdik sangat mengapresiasi terdapat pihak sekolah yang telah melaksanakan Science Fair, karena melaui sains, kreativitas anak akan mudah dibangun.

Pada kegiatan yang diadakan di satu sekolah binaan YABN itu, tiap booth siswa memperlihatkan kreativitas dan imajinasi yang sangat besar. Hal itu dapat dilihat dari keragaman dan keunikan dari hasil karya yang dimiliki oleh masing-masing booth.

Tema yang di angkat pada kegiatan Science Fair kali ini “Kreatif dan Inovatif untuk Membangun Generasi ilmuwan. Dengan Melihat Saya Tahu Dengan Mencoba Saya Bisa“.

Norsilawati, guru pembimbing SMP Negeri 3 Kelua, berharap siswa-siswinya bisa terus berlatih dan mengembangkan penelitian yang dapat bermanfaat bagi sekolah dan lingkungan.
"Awali dengan hal hal yang kecil akan dapat memberi manfaat untuk orang lain. Dari klub sains yang ada di SMP ini, semoga dapat menjuarai dan meraih medali di ajang Olimpade Proyek Sains Adaro tiap tahunnya," harap dia. (aol/*)

Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help