BanjarmasinPost/

Berita Tanahlaut

Rosita dan Maimunah Bersyukur Terima Dana PKH Rp 1,8 Juta dan Rp 2 Juta dari Dinsos Tala

Sebanyak Rp 7 miliar dana Pemerintah Pusat digelontorkan demi memberikan perlindungan sosial terhadap warga di Tala.

Rosita dan Maimunah Bersyukur Terima Dana PKH Rp 1,8 Juta dan Rp  2 Juta dari Dinsos Tala
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Rosita dan Maimunah, dua perempuan dari keluarga penerima manfaat PKH mengaku berkah PKH, anak sulung mereka sudah duduk di bangku SMKN di Pelaihari, Kamis (7/12/2017).jpg 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI- Sebanyak Rp 7 miliar dana Pemerintah Pusat digelontorkan demi memberikan perlindungan sosial terhadap warga di Kabupaten Tanahlaut.

Itu dikatakan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanahlaut, Wiyanto seusai mendampingi Bupati Tanahlaut Bambang Alamsyah di Balairung Tuntungpandang, Pelaihari, Kamis (7/12/2017).

Menurutnya, Bupati Tanahlaut, Bambang Alamsyah berkenan menyemangati dan menghadiri sosialisasi penyaluran dana non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Tanahlaut.

Baca: Foto Skripsi Mahasiswa Asal Medan ini Viral Karena Ditandatangani oleh Penyanyi Terkenal ini

Ratusan keluarga penerima manfaat PKH dari tiga kecamatan itu hanya perwakilan saja, yaitu Pelaihari, Bajuin dan Tambangulang. Jumlah totalnya se Kabupaten Tanahlaut, adalah 3596 keluarga penerima manfaat PKH tersebar di 11 Kecamatan.

Menurut Wiyanto, dalam sosialisasi itu Bupati Tanahlaut juga menyerahkan bantuan 22 unit kendaraan roda dua bernopol dinas untuk para pendamping PKH.

"Sarana penunjang kendaraan roda dua itu agar para pendamping leluasa melakukan pemantauan keluarga penerima manfaat PKH," katanya.

Baca: Foto-foto Menghebohkan Berbagai Cahaya Langit di Kalsel, Indah dan Menakjubkan!

Tahun depan, bantuan kendaraan roda dua akan ditambah lagi untuk pendamping PKH. Penambahan itu jelas Wiyanto karena kabupaten Tanahlaut mendapatkan perluasan.

"Tahun 2018 nanti, jumlah keluarga penerima manfaat PKH oni sebanyak 3873. Tentunya jumlah pendamping PKH juga ditambah," katanya diamini Koordinator PKH tingkat Kabupaten Tanahlaut, Yuni Indro Purnomo.

Rosita dan Maimunah, dua perempuan dari keluarga penerima manfaat PKH mengaku anak sulung mereka sudah duduk di bangku SMKN di Pelaihari.

Baca: Lima Pemain Barito Putera U-19 Tandatangani Kontrak ke Tim Senior, Tiga Penggawa Berstatus Magang

Keduanya kompak bersyukur menjadi peserta PKH sehingga pendidikan dan kesehatan anak mereka terjamin. Kini mereka cukup mencairkan dana PKH itu di perbankan tidak lagi antre mengambil uang tunai.

Koordinator PKH tingkat Kabupaten Tanahlaut, Yuni Indro Purnomo menjelaskan setiap keluarga penerima manfaat PKH bervariasi tergantung komponen di dalam keluarga yang berkomitmen.

"Jika di dalam keluarga itu ada lansia dan disabilitas diberi Rp 2 juta. Jika tidak ada Rp 1,8 juta," katanya. (tar)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help