BanjarmasinPost/

Kontroversi Yerusalem

Saat Menlu Retno Marsudi Kenakan Syal Palestina dan Mengutuk Keras Amerika Serikat

Retno menegaskan, sebagai negara demokrasi, Amerika Serikat seharusnya tahu apa arti kata demokrasi.

Saat Menlu Retno Marsudi Kenakan Syal Palestina dan Mengutuk Keras Amerika Serikat
Menteri Luar Negeri RI, Retno LP Marsudi menunjukkan scarf Palestina yang dikenakan dilehernya sebagai bentuk dukungan dan komitmen Indonesia untuk negara tersebut pasca pengakuan Amerika Serikat atas Jerusalem, Palestina sebagai Ibu Kota Israel, menggantikan Tel Aviv, saat berpidato pada Bali Democracy Forum (BDF) ke-10, di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (7/12/2017). (KOMPAS.com/ MOH NADLIR) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BOGOR - Presiden Amerika Serikat berencana mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan memindahkan kedutaan besarnya ke sana.

Pemerintah Indonesia memberikan tanggapan terhadap rencana itu.

Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa Indonesia mengecam keras pengakuan sepihak Amerika serikat terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Menteri Luar Negeri RI, Retno LP Marsudi mengutuk keras pengakuan Amerika Serikat atas Jerusalem, Palestina sebagai Ibu Kota Israel, menggantikan Tel Aviv.

Baca: Jokowi Kecam Pengakuan Sepihak Amerika Serikat Tentang Yerusalem Jadi Ibu Kota Israel

Baca: Israel Pulangkan Dubesnya Setelah UNESCO Keluarkan Resolusi Terkait Yerusalem

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui Jerusalem sebagai ibu kota Israel pada Rabu (6/12/2017) waktu setempat.

"Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengumumkan pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Indonesia mengutuk pengakuan ini," ujar Retno dalam pidatonya pada Bali Democracy Forum (BDF) ke-10, di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (7/12/2017).

Retno menegaskan, sebagai negara demokrasi, Amerika Serikat seharusnya tahu apa arti kata demokrasi.

Ia menunjukkan syal Palestina yang dikenakan di lehernya sebagai bentuk dukungan dan komitmen Indonesia untuk negara tersebut.

Halaman
12
Editor: Royan Naimi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help