BanjarmasinPost/

Berita Regional

Sedih Lihat Warganya Terpaksa Gotong Mayat 36 Km Susuri Hutan, Ini Kata Bupati Perempuan Ini

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, angkat bicara terkait aksi gotong mayat warganya karena tidak mampu mencarter pesawat.

Sedih Lihat Warganya Terpaksa Gotong Mayat 36 Km Susuri Hutan, Ini Kata Bupati Perempuan Ini
TribunLutra.com, Chalik Mawardi
Warga Desa Onondowa, Kecamatan Rampi, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, menggotong mayat dari Bada, Sulawesi Tengah, Sabtu (2/12/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, MASAMBA - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, angkat bicara terkait aksi gotong mayat warganya karena tidak mampu mencarter pesawat.

Dalam rilis yang dikirim bagian Humas Pemkab Luwu Utara, Kamis (7/12/2017), ke TribunLutra.com, Indah, mengaku sangat prihatin dengan kejadian itu.

Dalam waktu dekat, bupati perempuan pertama di Sulawesi Selatan memanggil bawahannya menyikapi kejadian yang menyentuh hati.

"Saya sedih sekaligus prihatin melihat prosesi pemakaman warga kita yang ada di Rampi. Saya kira semua ini ada hikmahnya, utamanya bagi jajaran pemerintah daerah untuk melakukan percepatan pembangunan, khususnya infrastruktur jalan," ujar Indah.

Baca: Bikin Ngakak, Beredar Meme Kocak setelah Video Perdebatan Abu Janda vs Felix Siauw Viral

Indah menyebut, kejadian di Rampi menjadi pelajaran bagi semua, bukan hanya pemerintah daerah tetapi seluruh masyarakat Luwu Utara.

"Bahwa untuk menyelesaikan persoalan tersebut dibutuhkan kebersamaan, kekompakan, kerjasama, dan koordinasi antar stakeholder terutama dengan pemerintah provinsi dan pusat.

Terkait akses jalan, lanjutnya, pemerintah daerah telah berupaya mempercepat proses penyelesaian pekerjaan jalan dari Masamba menuju Rampi.

"Sebelum ada peristiwa ini, Pemda sebenarnya sudah melakukan berbagai upaya percepatan penyelesaian pekerjaan jalan menuju Rampi dengan membuka beberapa titik jalan. Alat berat sudah lama beroperasi di sana," ungkap Indah.

Diberitakan sebelumnya, puluhan warga Desa Onondowa, Kecamatan Rampi, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, bahu membahu menggotong mayat keluarga sejauh 36 kilometer, Sabtu (2/12/2017)

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help