BanjarmasinPost/

Properti

Stok Rumah Seken Makin Menipis, Buruan Harganya Bakal Naik

Kenaikan atau penurunan harga rumah sekunder dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari gimmick pengembang untuk menjual

Stok Rumah Seken Makin Menipis, Buruan Harganya  Bakal Naik
shutterstock
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Kenaikan atau penurunan harga rumah sekunder dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari gimmick pengembang untuk menjual rumah primer hingga kebijakan pemerintah.

Pengembang yang berulang kali menekankan bahwa membeli properti pasti untung, membuat investor tergiur dan memborong beberapa unit sekaligus.

Namun, tiba-tiba pada tahun lalu pemerintah mengeluarkan kebijakan Amnesti Pajak. Hal ini membuat para investor kelimpungan terutama yang menyimpan properti untuk jangka pendek.

Para investor ini "kebakaran jenggot" saat diminta mendeklarasikan aset dan kekayaannya yang mungkin memiliki 5-10 properti sekaligus.

Akibatnya, investor menghentikan pembelian rumah karena pemerintah menjaring pajak untuk mencegah pembelian properti yang tidak dilaporkan.

"Para investor yang pegang properti tersebut, terpaksa harus melepas barangnya dengan cepat. Ini membuat harga sempat jatuh sampai 20-30 persen," ujar Ketua Umum Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Hartono Sarwono saat Rumah.com Agent Summit 2017 di Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Di satu sisi, menurut Hartono, kebutuhan properti masih ada sehingga penjualan tetap berlangsung, tetapi lebih fokus pada end user atau penghuni.

Baca: Denny Siregar - Karni Ilyas Saling Sindir, Kalau Tak Pandai Menari Jangan Lantai Bilang Terjungkat

Baca: Luar Biasa, Setya Novanto Dipercaya Jaksa KPK Terima Rp 94,8 Miliar dari Andi Narogong

Baca: Sosok Misterius Berjubah Hijau Depan Kabah Ini Jadi Viral, Ada yang Menyebutkan sebagai Nabi Khidir

Halaman
12
Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help