Properti

Stok Rumah Seken Makin Menipis, Buruan Harganya Bakal Naik

Kenaikan atau penurunan harga rumah sekunder dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari gimmick pengembang untuk menjual

Stok Rumah Seken Makin Menipis, Buruan Harganya  Bakal Naik
shutterstock
Ilustrasi 

Baca: Anak Setya Novanto Disorot, Besuk Ayahnya di KPK Pakai Kaus Bertuliskan Anti Social Club

Selain itu, penjualan tetap terjadi karena memang secara makro, ekonomi di Indonesia tidak terlalu banyak masalah, kecuali dari sektor ritel.

Stok menipis

Saat ini, Hartono menilai, pasar sudah mulai kembali bergairah. Pasalnya, investor yang sebelumnya punya lebih dari 4 properti, setelah Amnesti Pajak kepemilikan propertinya jadi berkurang.

"Mereka pun akan tahan (penjualan) untuk anak-anaknya. Kalaupun menjual, mereka tidak akan rilis dengan harga yang murah itu lagi," tutur Hartono.

Dengan ditahannya properti yang dilepas ke pasar oleh investor, sementara penjualan tetap ada, pasokan semakin berkurang.

Terlebih lagi, di pasar primer juga pasokan terbatas mengingat banyak pengembang yang turut menahan pembangunan secara besar-besaran.

Para pengembang ini cenderung menunggu stok properti di pasar terserap, sedangkan selama kurun waktu 2015-2017, penyerapannya cukup besar.

"Saya kira pasokan seken yang dulu diinvestasikan sudah mulai habis. Otomatis,
primary masuk. Begitu itu masuk, harga akan naik lagi," tuntas Hartono. (KOMPAS.com)

Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help