BanjarmasinPost/

Ternyata Sebelum Sekarang Ini Israel Juga Pernah Memproklamirkan Yerusalem sebagai Ibu Kota, Tapi

Pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel menuai reaksi keras dan kecaman berbagai

Ternyata Sebelum Sekarang Ini Israel Juga Pernah Memproklamirkan Yerusalem sebagai Ibu Kota, Tapi
wikipedia.org
yerusalem 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel menuai reaksi keras dan kecaman berbagai elemen dunia termasuk pada pemimpin negara-negara.

Keputusan Donald Trump itu diyakini bisa memperuncing keadaan di Yerusalem, terkait hubungan Israel dan Palestina.

Sebenarnya, keinginan untuk menjadikan Yerusalem sebagai ibu kota Israel sudah ada sejak lama.

Adalah pada tahun 1949, tepatnya tanggal 5 Desember 1949.

Dikutip dari Wikipedia, pada tanggal tersebut, Perdana Menteri pertama Israel, David Ben-Gurion, memproklamirkan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Baca: Ini 9 Liga yang Punya Wakil di Babak 16 Besar Liga Champions, Inggris Pecahkan Rekor

Baca: Viral di Facebook! Ada Semburat Jingga di Langit Belakang Masjid Jami Kecamatan Batumandi Balangan

Sejak saat itu, semua cabang pemerintahan Israel—legislatif, yudisial, dan eksekutif—berada di sana, kecuali Kementerian Pertahanan yang mana terletak di HaKirya di Tel Aviv.

Pada saat proklamasi tersebut Yerusalem terbagi antara Israel dan Yordania, karenanya hanya Yerusalem Barat yang diproklamasikan sebagai ibu kota Israel.

Pada bulan Juli 1980, Israel mengesahkan Hukum Yerusalem sebagai Hukum Dasar. Hukum ini menyatakan Yerusalem sebagai ibu kota "bersatu dan penuh" dari Israel.

Halaman
12
Penulis: Ernawati
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help