Berita Hulu Sungai Tengah

Tiga Jembatan Gantung di HST Rusak Akibat Diterjang Air Sungai Benawa

Tiga jembatan gantung, dilaporkan rusak akibat diterjang arus deras sungai benawa, serta pengikisan aspal jalan

Tiga Jembatan Gantung di HST Rusak Akibat Diterjang Air Sungai Benawa
Hanani
Jembatan darurat di Pagat Batubenawa, HST yang terkena dampak arus sungai benawa. Jembatan tersebut akses warga menuju ibukota kecamatan dan kecamatan Hantakan, sejak jembatan utama dibongkar untuk dibangun jembatan baru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Meluapnya sungai Benawa, di Kecamatan Batubenawa di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) akibat hujan deras beberapa hari terakhir, berdampak terhadap infrastruktur di perdesaan.

Tiga jembatan gantung, dilaporkan rusak akibat diterjang arus deras sungai benawa, serta pengikisan aspal jalan, di RT 01 RW 02 Desa Aluan Bakti.

Danramil Pagar, kapten Abdi Hermianto Kamis (7/12/2017) menyebutkan dia bersama Babinsa setempat telah melaksanakan pemantauan lokasi desa-desa yang terkena dampak banjir sejak Selasa lalu.

Baca: Polres Kotim Gagalkan Peredaran Jutaan Butir PCC yang Dikirim dari Semarang

Baca: Waduh! Kok Bisa Via Vallen Dikalahkan Band Armada? Ini Video Populer 2017 Versi Youtube

Ada beberapa wilayah di Kecamatan Batubenawa tergenang air dengan ketingian sampai 50 sentimeter.

"Untuk dampak banjir, ada di dua wilayah antara lain Desa Bakti, tiga jembatan gantung mengalami kerusakan. Dua di antaranya tak bisa dilewati kendaraan roda dua lagi. Sedangkan di RT 05 Aluan Bakti Seberang terjadi pengikisan badan jalan. Akibatnya gudang mesin air pertanian yang setahun terakhir tidak digunakan miring ke arah sungai," jelasnya.

Di. Desa Aluan Besar, jelas Abdi, satu jembatan juga tak bisa dilewati kendaraan roda dua. Jembatan tersebut mengalami kerusakan akibat tertimpa hantakan batang pohon dan sampah bambu yang dibawa arus deras.

Sementara itu, hujan deras sejak pukul 01. 00 wita hingga siang ini masih berlangsung di sejumlah wilayah di HST. Warga Barabai pun khawatir,intensitas hujan yang tinggi tersebut membuat Barabai Diterjang banjir.

"Semoga saja pembersihan drainase yang dilakukan Pemkab HST bermanfaat mengalirkan cepar air ke wilayah hilir. Jadi jika terjadi banjir, tak sampai lama dan menggenangi rumah lagi,"harap Hj Ruhana, warga Jalan PH M Noor. (hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help