BanjarmasinPost/

Jendela Dunia

Gara-gara Trump, Hamas Serukan Intifada!

“Keputusan ini telah membunuh proses perdamaian, membunuh Oslo (kesepakatan) dan membunuh prorses pemukiman"

Gara-gara Trump, Hamas Serukan Intifada!
Aljazeera/EPA
Mantan Perdana Menteri Palestina, Ismail Haniya, kabarnya terpilih sebagai pemimpin baru Hamas. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - FAKSI Hamas Palestina menganggap pengakuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel sebagai deklarasi perang. Karenanya, Hamas menyerukan intifada atau perlawanan terhadap musuh-musuh Zionis, Israel.

“Keputusan ini telah membunuh proses perdamaian, membunuh Oslo (kesepakatan) dan membunuh prorses pemukiman,” kata Ismail Haniyeh, pemimpin Hamas, di Kota Gaza, Kamis (7/12).

Haniyeh, yang terpilih sebagai pemimpin Hamas, Mei lalu, mendesak Palestina, umat muslim dan dunia Arab melawan keputusan Trump, Jumat (8/12) dan menyebutnya “Hari Kemarahan”.

“Kami menyeru dan berupaya meluncurkan intifada menghadapi musuh Zionis,” kata Haniyeh. “Mari jadikan 8 Desember sebagai hari pertama intifada melawan penjajah.”

Baca: Menteri Susi Pudjiastuti Tegur Denny Siregar dan Netizen, Tak Mau Namanya Diseret Perbincangan Agama

Israel dan Amerika Serikat menganggap Hamas, yang telah bertempur melawan Israel sejak 2007, sebagai organisasi teroris. Hamas juga tidak mengakui Israel dan menggelar intifada sejak 2000-2005.

“Kami menginstruksikan kepada semua anggota Hamas dan sayap-sayapnya untuk bersiap menerima perintah mengatasi bahaya strategis yang mengancam Yerusalem dan mengancam Palestina,” kata Haniyeh.

“Yerusalem bersatu adalah Arab dan muslim, dan itu adalah Ibu Kota Palestina, seluruh Palestina,” kata Haniyeh seperti dilaporkan Reuters.

Haniyeh mengimbau Presiden Palestina Mahmoud Abbas dari Faksi Fattah yang didukung barat, menarik diri dari proses perdamaian dengan Israel. Haniyeh juga menyeru dunia Arab memboikot pemerintahan Trump.

Baca: Saat Inilah Amalan Manusia Bisa Menembus Langit, Pokoknya Jangan Lewatkan Ibadah di Waktu Ini

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help