BanjarmasinPost/

Ekonomi dan Bisnis

Rupiah Menanti Data Cadangan Devisa, Simak Prediksi Pergerakan Hari Ini

Kurs rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (7/12/2017).

Rupiah Menanti Data Cadangan Devisa, Simak Prediksi Pergerakan Hari Ini
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Petugas teller melayani penukaran mata uang dolar AS dengan rupiah di Bank Mutiara, Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Kurs rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (7/12/2017).

Di pasar spot, rupiah melemah 0,05% menjadi Rp 13.554 per dolar AS.

Kurs tengah rupiah di Bank Indonesia juga terkoreksi 0,20% menjadi Rp 13.552 per dolar AS.

Ekonom Bank Central Asia David Sumual mengatakan, rupiah tertekan faktor eksternal.

Menurut dia, penguatan dolar AS terjadi karena para pelaku pasar merespons positif persetujuan senat atas rancangan kebijakan reformasi pajak yang diajukan oleh Presiden Donald Trump.

Baca: IHSG Menguat di Perdagangan Pagi Akhir Pekan, Ini 8 Sektor Penompangnya

"Kalau reformasi pajak ini sukses, Fed funds rate bisa naik beberapa kali dalam waktu cepat di tahun depan," kata David, Kamis (7/12).

Kabar Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel juga sempat mempengaruhi dolar AS, lantaran pasar menilai bisa muncul risiko politik.

Tapi sentimen ini ternyata tak berdampak lama.

Akhir pekan ini, David meyakini isu reformasi perpajakan dan rencana kenaikan tingkat suku bunga acuan The Fed masih akan mempengaruhi pergerakan mayoritas mata uang, termasuk rupiah.

Halaman
12
Editor: Ernawati
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help