Berita Banjarmasin

Pebisnis Kopi Banjir Omzet Penjualan di Mandiri Borneo Fest

Mandiri Borneo Coffee Fest tak hanya sebagai ajang kumpul para pecinta kopi di Banjarmasin dan Kalimantan Selatan (Kalsel) tapi juga

Pebisnis Kopi Banjir Omzet Penjualan di Mandiri Borneo Fest
BANJARMASINPOST.co.id/achmad maudhody
Mandiri Borneo Coffee Fest 2017 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mandiri Borneo Coffee Fest tak hanya sebagai ajang kumpul para pecinta kopi di Banjarmasin dan Kalimantan Selatan (Kalsel) tapi juga ternyata bawa berkah bagi para pesertanya.

Beberapa peserta di stan-stan Mandiri Borneo Coffee Fest mengaku mampu tingkatkan omzet penjualan karena besarnya antusias masyarakat yang berkunjung ke event ini.

Dengan konsep cashless yang diterapkan Bank Mandiri untuk setiap transaksi pembelian di Mandiri Borneo Coffee Fest ini, tentu banyaknya penjualan selama event ini mendukung meningkatnya transaksi non tunai.

Seperti dijelaskan oleh pemilik Office Coffee Ardy Maulana, selama dua hari mengikuti event ini melalui stan nya ia bisa menambah hingga 50 lebih cup kopi setiap harinya.

Selama event ini Ardy membawa beberapa macam produk kopi seperti cappucino, coffee in bottle dengan berbagai varian dan juga tak ketinggalan menyajikan manual brew coffee.

Berbagai produk kopi di stan Office Coffee ini ditawarkan mulai harga Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribuan per cup.

"Sangat besar antusias para tamu dan masyarakat selama event ini. Bahkan tidak cuma pelanggan lama, tapi kami banyak juga mendapati konsumen-konsumen baru jadi tentu pasarnya meluas," kata Ardy.

Tak hanya Ardy, pemilik usaha kedai kopi lainnya yaitu pemilik Ruang Tamu Coffee Reinaldi pun rasakan hal yang sama.

Selama dua hari mengikuti event ini ia bisa menjual tambahan hingga 20 cup kopi perhari. Namun tak cuma kopi siap saji yang laku terjual, Ruang Tamu Coffee juga cukup banyak menjual biji kopi.

Dijelaskan Reinaldi, hingga hari kedua ini sudah hampir 20 bag coffee bean yang dijualnya.

Ia pun khusus menjual biji kopi single origin yang artinya berasal dari satu daerah spesifik penghasil kopi.

"Yang di bawa memang fokus untuk kopi lokal seperti Wening Galih dari Jawa Barat, Kintamani dari Bali dan Sidi Kalang dari Sumatera Utara," kata Reinaldi.

Mendapat sambutan baik dari masyarakat, kedua pemilik usaha di bidang kopi ini pun mengapresiasi Bank Mandiri sebagai inisiator terlaksanakanya Mandiri Borneo Coffee Fest 2017 ini.

Mereka berharap event ini bisa menjadi agenda tahunan dan menjadi titik awal munculnya event-event lainnya yang fokus pada industri kopi di Banjarmasin dan Kalsel pada umumnya. (BANJARMASINPOST.co.id/achmad maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help