Travel

Catat! 214 Agenda Wisata 2018 Akan Ramaikan 29 Wilayah Perbatasan Indonesia

Kementerian Pariwisata menyiapkan 214 event wisata untuk meramaikan 29 area perbatasan ( cross border)

Catat! 214 Agenda Wisata 2018 Akan Ramaikan 29 Wilayah Perbatasan Indonesia
KOMPAS.com
Pos lintas batas antar negara di Aruk, Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Pos lintas batas di Aruk sendiri belum lama diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Maret 2017. (KOMPAS.COM/ALSADAD RUDI) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA  - Kementerian Pariwisata menyiapkan 214 event wisata untuk meramaikan 29 area perbatasan ( cross border) yang tersebar di 8 wilayah Indonesia sepanjang tahun 2018.

Upaya tersebut diharapkan dapat menarik minat wisatawan mancanegara ( wisman) lintas batas untuk berwisata.

"Filosofinya proximity (kedekatan)," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya seusai Rapat Koodinasi (Rakor) Cross Border 2017 di Alila Hotel Jakarta, Jumat (8/12/2017) terkait alasan mendasar menyelenggarakan festival di perbatasan Indonesia.

Arief mengatakan kedekatan wilayah dan budaya bisa dimanfaatkan untuk menarik kunjungan wisman.

Ia mencontohkan pariwisata lintas batas negara di wilayah Eropa.

"Kenapa Eropa besar sekali (kunjungan wisata) karena mereka overland kecuali UK," katanya.

"Tapi begitu di daratan, seperti Holland di atas 93 persen yang berdampingan. Kenapa overland mudah orang meski lebih dari 2 jam, overland itu perjalanannya dianggap wisata," lanjut menteri.

Indonesia sendiri memiliki daerah perbatasan baik lewat darat seperti Malaysia, Timor Leste, dan Papua Nugini maupun melalui laut seperti India, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Filipina, Republik Palau, Australia, Timor Leste, dan Papua Nugini.

Ia menargetkan dengan 214 event di area lintas batas Indonesia bisa menaikkan kunjungan wisman lintas batas sebanyak 20 persen pada tahun 2018.

Kementerian Pariwisata menganggap event dalam Calender Event Cross Border 2018 juga menstimulus wilayah perbatasan dalam membangun infrastruktur.

Hal itu sejalan dalam program Nawacita pemerintah Jokowi-JK yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan serta membangun citra positif daerah lintas batas.

Hingga Januari-Oktober 2017, jumlah kunjungan wisman cross border ke Indonesia mencapai 2,83 juta wisman atau 90,17 persen dari target sebesar 3,14 juta wisman.

Untuk mencapai target tersebut, tahun ini Kemenpar menggelar sebanyak 214 event di 29 area yang tersebar di 8 wilayah yaitu Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur, Papua, Kalimantan Barat, Riau, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, dan Kalimantan Timur. (KOMPAS.com)

Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help