BanjarmasinPost/

Berita Hulu Sungai Tengah

Ada Apa? Kok Guru Honorer Ngeluruk ke Kantor BKD HST

Sebanyak 821 orang pun dinyatakan lulus administrasi, dan mereka diminta melaporkan kepada panitia, mulai 12 sampai 13 Desember mendatang

Ada Apa? Kok Guru Honorer Ngeluruk ke Kantor BKD HST
hanani
Sejumlah warga yang mendaftar pada lowongan guru kontrak daerah, memantau hasil seleksi admisnitrasi di halaman Kantor BKD HST, Senin (11/12/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Proses pendaftaran guru kontrak daerah, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, berakhir. Senin (11/12/2017) Pemkab HST mengumumkan hasil seleksi administrasi melalui papapang pengumuman di Depan Kantor Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Sebanyak 821 orang pun dinyatakan lulus administrasi, dan mereka diminta melaporkan kepada panitia, mulai 12 sampai 13 Desember mendatang. Pantauan BPost, sejak pagi hinga sore hari ini, halaman kantor terus dipadati warga guru pelamar. Rata-rata guru yang mendaftar, mengaku guru honor yang mengabdi satu tahun hingga lebih 10 tahun di berbagai sekolah dasar.

Mengenai berapa jumlah guru honor yang dibutuhkan, sampai saat ini, belum ada konfirmasi berapa yang bakal diluluskan. BPost yang mengonfirmasi Kepala Disdik HST H Riduan, sejak pekan lalu, belum dijawab. Pihak BDK sendiri, menyatakan tak mengtahui persis berapa orang tenaga guru kontrak dibutuhkan.

Sebelumnya, dijelaskan, perekrutan guru kontrak tersebut, terbuka untuk umum. Pendaftaran dibuka 4 sampai 9 Desember 2017,di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKDPSDM) , Jalan Perwira Nomor 3 Barabai Timur Kecamatan Barabai.

Baca: Wu Yongning, Penakluk Gedung Pencakar Langit Asal China Temui Ajal di Gedung 62 Lantai

Baca: Sekelompok Orang Bertopeng Lempari Rumah Ibadah Umat Yahudi Dengan Bom Molotop, Gara-gara Trump?

Baca: Via Vallen Akui Ayu Lebih Ngetop, Tapi Analisa Pakar Ekspresi Wajah Terhadap Via Mengejutkan!

Kepala BKDPSDMHST, Akhmad Fatoni, mengatakan, lowongan tersebut, untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar di Dinas Pendidikan dan Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan. Ada lima formasi yang dibuka, yaitu untuk guru kontrak pengajar agama guru kelas, guru olahraga, operator sekolah atau tenaga administrasi serta bidang [emasaran dan laboraturium untk dinas LH dan Perhubungan.

"Untuk tenaga guru, diutamakan Strata Satu (S1) yang mempunyai kualifikasi pendidikan sesuai jurusan, laki-laki dan perempuan. Lebih diutamakan memiliki pengalaman kerja minimal satu tahun dibuktikan surat pernyataan dari pihak sekolah," katanya.

Persyaratan lainnya, menurut Fathoni adalah untuk guru kelas dan guru agama maksimal saat mendaftar berusia 40 tahun. Sedangkan untuk guru olahraga, operator dan bidang pemasaran maksimal berusia 35 tahun per 31 Desember 2017.

"Khusus operator sekolah boleh ijazah minimal SMK teknik jaringan, multimedia, administrasi perkantoran atau SMA yang juga harus memiliki pengalaman kerja sebagai tenaga tata usaha di Sekolah," tambahnya.

Tes dilakukan sebanyak dua kali, yaitu seleksi kemampuan dasar yang pengumunan kelulusan nya dilaksanakan 16 Desember 2017. Selanjutnya, tes psikometri dan wawancara pada 29 Desember 2017."Keterangan lebih jelas bisa datang langsung ke kantor BKPSDMD HST di lingkungan perkantoran Pemkab HST," katanya.

Perekrutan guru kontrak, juga terbuka bagi guru honor yang saat ini jumlahnya ratusan, sepanjang memenuhi syarat, baik kualifikasi pendidikan maupun sisi batas usia. APalagi, jelas Fatoni, pemerintah juga memprioritaskan mereka yang berpengalaman, namun tetap memenuhi syarat, baik secara pendidikan maupun usia.

Sejumlah guru honor yang lulus administrasi berharap, melalui peluang ini, dia bisa lulus dan mendapatkan gaji yang memadai, walaupun hanya berstatus pegawai kontrak. “Lebih lima tahun jadi guru honor, saya tak mendapat upah yang jelas,”ungkap salah satu guru honor di Kecamatan Hantakan, yang enggan menyebut namanya. (hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help