Seputar Kalteng

Wabah Difteri Sampai Kaltim, Warga Palangkaraya Pun Waswas, Ini Tips Pencegahan

Wabah Difteri yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia turut membuat was-was para ibu di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Wabah Difteri Sampai Kaltim, Warga Palangkaraya Pun Waswas, Ini Tips Pencegahan
via TRIBUNKALTIM.do
Difteri 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Wabah Difteri yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia turut membuat was-was para ibu di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Neni, salah satu warga Jalan Rajawali Palangkaraya, mengaku ikut was-was adanya wabah penyakit yang banyak menyerang anak - anak tersebut.

"Saya berharap, wabah itu jangan sampai ke Palangkaraya, karena anak saya masih kecil, sangat rentan terserang jika mewabah di Palangkaraya,"ujarnya, Selasa (12/12/2017).

Baca: Banjarbaru Belum Terdeksi Korban Difteri, Berikut Tanda-tanda dan Pencegahannya

Sementara itu, Kepala Seksi Pengendalian Problem Kesehatan (PMK) Dinas Kesehatan Kota Palangkaraya, Siska Limbong, menegaskan, tidak ada warga Palangkaraya yang terserang penyakit Difteri tersebut.

Dia mengatakan, tips untuk menghindari penyakit tersebut, yakni bayi harus di imunisasi DTP (difteri, tetanus, pertusis). Imunisasi wajib bagi anak-anak dilakukan sebanyak 5 kali.

Dengan usia 2 bulan, 3 bulan 4 bulan, 18 bulan, hingga 60 bulan, kemudian diulangi dengan booster dengan vaksin TD pada usia 10 thn dan 18 thn.

"Hindari bepergian ke wilayah yang terkena KLB, segera melakukan pemeriksaan ke faskes bila mengalami gejala mirip difteri terutama jika baru bepergian ke wilayah yg sedang KLB atau kontak dengan orang yang baru datang dari wilayah terkena KLB.

Penulis: Fathurahman
Editor: Murhan
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help