Home »

Bisnis

» Makro

Ekonomi dan Bisnis

Ekonomi Membaik, Pemprov Kalsel Kampanyekan Revolusi Hijau

Menurutnya, hal ini penting agar pembangunan tidak sepenuhnya bergantung lagi pada sumber daya alam tak terbarukan.

Ekonomi Membaik, Pemprov Kalsel Kampanyekan Revolusi Hijau
Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody
Pertemuan Tahunan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel, Selasa (12/12/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mulai saat ini dan kedepan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sudah mulai kampanyekan revolusi hijau.

Revolusi hijau merupakan gerakan untuk mengajak semua pihak baik pemerintah itu sendiri, pelaku industri, pengusaha dan seluruh stakeholder perekonomian untuk mulai fokus dan perhatikan sumber daya alam terbarukan.

Dijelaskan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, revolusi hijau merupakan bentuk transformasi pembangunan yang tidak hanya bersumber dari sumber daya alam tak terbarukan.

Baca: Pertumbuhan Ekonomi Kalsel Triwulan III 2017 Tertinggi Sejak 4 Tahun Terakhir

"Batu bara bisa habis, bisa saja 10 tahun 20 tahun lagi habis. Ada banyak sektor sumber daya alam terbarukan termausk pertanian, perkebunan dan pariwisata," kata H Sahbirin Noor.

Menurutnya, hal ini penting agar pembangunan tidak sepenuhnya bergantung lagi pada sumber daya alam tak terbarukan.

Membaiknya perekonomian seperti yang tercermin pada tingginya pertumbuhan ekonomi Kalsel pada triwulan III di dorong oleh konsumsi pemerintah dan investasi.

Membaiknya tren investasi khususnya pembangunan di Kalsel menunjukkan optimisme investor terhadap perekonomian kedepan.

"Kita harus siap manfaatkan sebaik baiknya modal yang sudah ditanam investor di Kalsel," kata H Sahbirin Noor. Hal ini disampaikannya dalam acara Pertemuan Tahunan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel, Selasa (12/12/2017).

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help