Kriminalitas Tapin

Kursani Ngaku Meranyau Setelah Konsumsi Zenith Jenis Baru

Obat jenis baru yang digunakan untuk mabuk atau teler oleh kaum zenith (kaum jin) beredar di Tapin.

Kursani Ngaku Meranyau Setelah Konsumsi Zenith Jenis Baru
BANJARMASINPOST.co.id/ibrahim ashabirin
Kursani ditangkap anggota Polsek Bungur, Tapin, setelah menjual obat berbahaya jenis baru. Foto diambil Selasa (12/12/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Obat jenis baru yang digunakan untuk mabuk atau teler oleh kaum zenith (kaum jin) beredar di Tapin.

Untung Polsek Bungur Polres Tapin cepat mengungkapnya.

Pelakunya Kursani (40) warga Hulu Sungai Selatan (HSS).

Dia ditangkap anggota Polsek Bugur di warungnya di Desa Kelumpang, Bungur, pada Minggu (10/12/2017).

Menurut Kursani dirinya tidak tahu kalau obat itu jenis baru untuk digunakan mabuk-mabukan.
"Saya kira Dextro karena warna dan bentuknya mirip," ujarnya.

Dijelaskan Kursani, dia beli obat itu di HSS, sejumlah 500 butir dengan harga Rp 350 ribu.
"Kemudian saya juga dan saya bagi-bagikan kepada teman saya," jelasnya.

"Kalau minum obat itu, seperti hilang ingatan dan mulut meranyau (meracau)," jelas Kursani.

"Saya jera minum obat itu termasuk Zenith, tidak ada manfaatnya," lanjut Kursani.

Kapolsek Bungur, Iptu Agung, melalui Kanit Reserse, Bripka Heri, mengatakan hasil penyelidikan polisi, obat itu bernama Heximer.

Obat itu jenis baru yang digunakan para pencinta mabuk obat. (BANJARMASINPOST.co.id/ibrahim ashabirin)

Penulis: Ibrahim Ashabirin
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved